Learning Notes⚡ Cheat Sheet
◐ Appearance
Make it yours

Choose your colours and reading size.

Learning notes

Darryl Kitagawa · AutoCAD notes. Progress is saved in this browser.

Choose a subject.

AutoCAD

AutoCAD learning map

Explore the learning path. Select a yellow node to open a chapter or update its status. Dashed nodes do not have notes yet.

Daily review

Recall the answer before flipping each card. Difficult cards return sooner. Up to five new cards per day.

AutoCAD cheat sheet

Grouped by task: draw, transform, refine, then organize and check. Use a category or search to find what you need.

44 entries · 7 categories

Command / featureAlias / keysWhat it doesRead more
Draw shapesCreate basic shapes.
LINELMembuat garis dari titik awal ke titik berikutnya. Enter selesai; U membatalkan segmen terakhir.LINE
CIRCLECMembuat lingkaran: tentukan pusat, lalu radius. Pilih D jika ukuran yang diketahui adalah diameter.CIRCLE
Circle methods2P · 3P · TTRPilih 2P untuk dua ujung diameter, 3P untuk tiga titik pada tepi, atau TTR untuk dua objek singgung dan radius.CIRCLE
RECTANGRECMembuat persegi panjang. Tentukan dua pojok, atau pilih Dimensions/Area setelah pojok pertama.RECTANGLE
POLYGONPOLMembuat segi banyak beraturan. Center memakai radius bantu; Edge memakai panjang satu sisi.POLYGON
ELLIPSEELMembuat elips. Bedakan ukuran penuh sumbu pada Axis End dengan setengah sumbu pada Center.ELLIPSE
Position & transformMove, copy, rotate, scale, and reflect.
MOVEMMemindahkan objek: pilih objek → Enter → titik acuan → titik tujuan.MOVE
COPYCOMenggandakan objek dengan titik acuan dan tujuan. Single membuat satu salinan; Multiple melanjutkan penempatan.COPY
ROTATEROMemutar objek mengelilingi titik acuan. Masukkan sudut; opsi Copy mempertahankan objek asli.ROTATE
SCALESCMengubah ukuran dengan faktor pengali. Faktor 2 memperbesar dua kali; 0.5 membuat panjangnya setengah.SCALE
MIRRORMIMencerminkan objek terhadap sumbu yang ditentukan dua titik. Jawab Y/N untuk menghapus atau mempertahankan sumber.MIRROR
Edit geometryRefine edges and intersections.
OFFSETOMembuat salinan sejajar. Isi jarak, pilih objek, lalu klik di sisi tempat hasil akan dibuat.OFFSET
TRIMTRMemotong bagian yang tidak diperlukan. Standard memilih batas dahulu; Quick memakai objek yang sesuai sebagai calon batas.TRIM
EXTENDEXMemperpanjang ujung objek sampai batas. Klik dekat ujung yang ingin diperpanjang. Shift membalik tindakan menjadi TRIM.EXTEND
JOINJMenggabungkan objek yang cocok. LINE segaris dapat menjadi satu LINE; hasil tidak selalu polyline.JOIN
FILLETFMembulatkan pertemuan dua objek. Pilih R untuk radius; Trim menentukan apakah ujung garis lama ikut dipotong.FILLET
CHAMFERCHAMembuat sudut miring. Distance memakai dua jarak; Angle memakai jarak dan sudut terhadap garis pertama.CHAMFER
Layers & annotationOrganize objects and add drawing information.
Layer PropertiesLAMembuka daftar layer untuk membuat layer dan mengatur On/Off, Freeze, Lock, warna, serta Plot.Layers
BLOCKBMenggabungkan objek sebagai definisi block, misalnya simbol yang akan dipakai berulang.Line properties
ByLayer / ByBlock—ByLayer mengikuti properti layer. Komponen ByBlock mengikuti properti penempatan block. Periksa mana yang sedang dipilih.Line properties
HATCHHMengarsir area tertutup. Periksa batas, Island Detection, Pattern, Scale, dan Angle pada preview.HATCH
Coordinates & drawing aidsChoose precise positions, directions, and reference points.
Absolute coordinatesx,yMenentukan titik dari asal sistem koordinat. Contoh 10,0 berarti X=10 dan Y=0.Coordinates
Relative coordinates@dx,dyMenentukan perpindahan dari titik sebelumnya. @10,5 berarti 10 ke kanan dan 5 ke atas.Coordinates
Polar coordinates@distance<angleMenentukan jarak dan sudut dari titik sebelumnya. Contoh @10<30: jarak 10 pada sudut 30°.Coordinates
OrthoF8Membatasi arah mendatar/tegak pada UCS aktif. Matikan jika ingin memilih arah bebas.Drawing aids
Object SnapF3Menangkap titik khusus milik objek yang sudah ada, misalnya ujung garis atau pusat lingkaran.Drawing aids
Object Snap modes—Pilih jenis titik yang dibutuhkan. Endpoint = ujung, Midpoint = tengah segmen, Center = pusat lingkaran/busur.Drawing aids
Temporary Object SnapShift + right-clickMemilih jenis snap untuk satu titik berikutnya. Menu ini juga memuat From dan Mid Between 2 Points.Drawing aids
Object Snap TrackingF11Menampilkan garis bantu keselarasan dari titik snap yang diambil dengan kursor. Garis bantu tidak menjadi objek gambar.Drawing aids
Polar TrackingF10Menampilkan panduan arah pada sudut yang diatur. Arahkan kursor ke panduan, lalu tentukan jaraknya.Drawing aids
Dynamic InputF12Menampilkan prompt dan kotak angka dekat kursor. Periksa aturan relatif/absolut saat mengetik koordinat.Drawing aids
GridF7Menampilkan atau menyembunyikan pola latar bantu. Mengubah Grid tidak otomatis mematikan Snap.Drawing aids
SnapF9Membatasi langkah titik ke interval yang diatur. Jika gerak titik terasa patah-patah, periksa Snap.Drawing aids
Drafting SettingsDSMembuka dialog pengaturan Snap/Grid, Polar Tracking, Object Snap, dan bantuan gambar lainnya.Drawing aids
Properties & line appearanceInspect objects and control line appearance.
PropertiesCtrl+1Membuka panel properti. Pilih objek agar jenis, layer, warna, dan nilai lain milik objek tersebut terlihat.Line properties
Linetype ManagerLTMembuka daftar pola garis yang dimuat ke gambar. Load menambahkan pola seperti Center atau Hidden.Line properties
Lineweight SettingsLWMengatur tampilan ketebalan garis. Display Lineweight menyalakan preview ketebalan di layar.Line properties
LTSCALELTSMengatur faktor pola linetype secara global. Uji perubahan dan periksa apakah masalahnya terjadi pada semua objek atau satu objek saja.Line properties
PSLTSCALE—Mengatur pola linetype pada viewport Layout. Nilai 1 umum dipakai untuk pola yang konsisten di kertas antar-viewport. Periksa hasil setelah REGEN.Line properties
Drawing setupSet up the drawing environment and units.
OPTIONSOPMembuka pengaturan aplikasi. Display mengatur tampilan, Open and Save mengatur penyimpanan, Plot and Publish mengatur keluaran cetak.Initial setup
UNITS—Mengatur format/presisi angka dan insertion scale. Mengubahnya tidak otomatis menskalakan semua objek lama.Initial setup
-DWGUNITS—Memeriksa/mengubah satuan dan dapat menawarkan penskalaan objek. Simpan salinan dan baca setiap pertanyaan sebelum menjawab.Initial setup
VIEWSTD—Membuka Drafting Standard untuk pengaturan drawing view, termasuk First/Third angle. Berlaku pada alur pembuatan view yang sesuai.Initial setup
MENUBAR—Mengatur menu teks di bagian atas: 1 menampilkan, 0 menyembunyikan.Initial setup
No matches. Try another search or category.

Aliases assume the standard AutoCAD setup and may be customized. A function key toggles a drawing aid; it is not a command alias.

Mengenal AutoCAD: fungsi, kelebihan, dan kekurangan

Apa itu AutoCAD

CAD adalah alat untuk membuat gambar atau model teknik. Contoh sederhananya: menggambar bentuk pelat, memberi ukuran, lalu menyiapkan gambar agar orang lain dapat membuat bendanya. Setiap alat memiliki nama perintah, misalnya LINE untuk membuat garis.

Autodesk, pembuat AutoCAD, juga mempunyai Inventor untuk merancang komponen dan rakitan mesin dan Revit untuk pekerjaan model bangunan. Pada bab ini, kita tetap menggunakan AutoCAD. Dulu insinyur menggambar di kertas dengan pensil dan penggaris, sekarang cukup di AutoCAD. Butuh garis, ada command LINE. Butuh lingkaran, ada CIRCLE.

AutoCAD membantu kamu menggambar. Untuk menentukan isi dan ukuran gambar, kamu tetap perlu memahami benda yang sedang dibuat. Kamu tetap perlu memahami jenis garis, ketebalan, dan aturan gambar teknik agar gambarnya mudah dibaca. Bab properti garis membahas sebagian di antaranya.

Kapan perlu aplikasi lain

KebutuhanSoftware
Membuat desain 2D dan 3DAutoCAD
Assembly, simulasi, analisisInventor (Autodesk), atau software lain seperti SolidWorks

CAD dipakai untuk menyusun gambar atau model. CAM membantu menyiapkan proses manufaktur, misalnya program mesin, sedangkan CAE membantu simulasi dan analisis. Ketiganya punya fungsi berbeda dalam pekerjaan teknik.

Kelebihan dan kekurangan

Contoh berikut menunjukkan pekerjaan yang bisa dibantu oleh AutoCAD. Assembly berarti menyusun beberapa komponen sebagai satu rakitan, sedangkan simulasi berarti menguji perilakunya melalui perhitungan. Untuk pekerjaan tersebut, kamu mungkin memerlukan alat lain selain aplikasi menggambar.

Kelebihan

  1. Untuk banyak bidang gambar teknik. Manufaktur (komponen otomotif, mesin produksi), sipil (rumah, bangunan, pemetaan tanah), interior (meja, kursi, kitchen set), dan benda fungsional seperti troli dan box conveyor.
  2. 2D dan 3D. AutoCAD LT berfokus pada penyusunan gambar 2D dan tidak menyediakan seluruh alat pemodelan 3D AutoCAD. Model 3D membantu memperlihatkan bentuk benda. Pada alur produksi tertentu, model dapat diteruskan ke perangkat lunak lain untuk membuat program mesin CNC atau menyiapkan pencetakan 3D. STL adalah salah satu format pertukaran bentuk untuk alur pencetakan, bukan perintah yang langsung menjalankan printer.
  3. Visualisasi model pada fitur yang mendukungnya. Render berarti menghasilkan tampilan gambar dari model, misalnya dengan material kayu atau metal. Render membantu melihat penampilan benda, bukan menguji kekuatan material.
  4. Presisi tinggi. Jumlah angka desimal yang ditampilkan dapat diatur. Banyaknya angka yang terlihat berbeda dari ketelitian pekerjaan dan toleransi benda.
  5. Layar kerja sangat luas. Dari komponen kecil sampai perumahan dan perkotaan, semua dalam satu layar kerja.
  6. Banyak dipakai di dunia kerja. Buku dan pelatihannya mudah dicari, dan kemampuan ini berguna untuk berbagai pekerjaan teknik.

Kekurangan

  1. Fokusnya pada gambar dan model. Untuk menyusun rakitan, menjalankan simulasi, atau melakukan analisis tertentu, gunakan aplikasi yang menyediakan fungsi tersebut.
  2. Perintahnya perlu dibiasakan. Membuat garis berarti menentukan panjang dan arah saat itu juga. Memperpanjang atau memperpendek garis tidak cukup dengan mengubah angka di Properties. Pakai command seperti TRIM atau EXTEND.

Tips dan jebakan

Pada AutoCAD, Properties adalah panel informasi objek yang dapat dibuka dengan memilih objek lalu Ctrl+1. Nama kolom di panel menunjukkan jenis nilai yang dibaca atau diubah; tidak semua kolom dapat langsung diedit.

TIPSSoal mengubah panjang garis. Jawaban komunitas Autodesk menyebut field Length untuk objek LINE tidak bisa diedit di Properties pada AutoCAD bawaan. Pilihannya: command LENGTHEN (belum dibahas di bab lain), atau ubah posisi Start dan End point.
TIPSGambar kelistrikan. AutoCAD biasa cukup untuk latihan dasar layout panel dan diagram. Untuk pekerjaan yang lebih khusus di bidang listrik, ada aplikasi seperti AutoCAD Electrical dan EPLAN. Pilihan alatnya mengikuti kebutuhan dokumentasi dan standar tempat kerja.

Coba sendiri

  1. Tulis 3 gambar yang ingin kamu buat. Tandai mana yang cukup dengan AutoCAD dan mana yang butuh software lain.
  2. Buka AutoCAD-mu dan cek versinya. AutoCAD LT hanya bisa 2D.
Kamu mau menguji kekuatan sebuah rangka dengan simulasi. Cukup pakai AutoCAD?

Tidak. AutoCAD hanya untuk membuat desain. Untuk simulasi dan analisis, pakai software lain seperti Inventor.

Kamu mau mencetak desain 3D dengan 3D printer. Simpan ke format apa?

STL.

Tampilan AutoCAD: nama-nama bagiannya

Bagian atas layar

Bayangkan tampilan AutoCAD dari paling atas ke bawah. Deretan judul file, deretan menu, dan area ikon mempunyai fungsi berbeda. Tabel ini mengenalkan letaknya supaya nama bagian pada langkah selanjutnya tidak muncul tanpa acuan.

BagianFungsi
Application menuMenu utama di pojok kiri atas. Saat dibuka, ada tindakan pada file seperti Open (membuka gambar), Save (menyimpan), dan Export (menghasilkan format lain).
Quick Access ToolbarDeretan ikon cepat dekat pojok kiri atas, misalnya New, Open, Save, Plot, Undo, dan Redo. Ikon ini menjalankan tindakan pada dokumen; isinya dapat dikustomisasi.
Title barBagian judul yang menunjukkan nama dokumen aktif, misalnya Drawing1, dan informasi aplikasi. Ini membantu mengetahui file mana yang sedang dikerjakan.
Menu barDeretan menu teks seperti Draw dan Dimension. Membuka Draw menampilkan perintah menggambar; Dimension memuat perintah anotasi ukuran seperti angka panjang dan panahnya.
Tab menu dan ribbon panelTab seperti Home memilih kelompok alat. Di bawah tab, panel mengelompokkan ikon menurut fungsi, misalnya Draw atau Modify. Berpindah tab mengganti alat yang terlihat, bukan mengganti dokumen.
File tabsTab nama file, misalnya Drawing1 dan Drawing2, berpindah antar-dokumen gambar. Tombol + membuat dokumen baru sesuai pengaturan yang dipakai.

Bagian tengah dan bawah

Area gambar yang luas adalah tempat objek dibuat. Di sekelilingnya ada kontrol pandangan, baris prompt, dan tombol bantuan menggambar. Membuka kontrol pandangan mengubah cara melihat gambar, bukan otomatis mengubah bentuk objeknya.

BagianFungsi
Viewport controlsPilihan di sudut area gambar untuk mengubah arah pandangan dan gaya tampilan. Top berarti melihat dari atas; 2D Wireframe menampilkan bentuk sebagai garis.
ViewCubeKubus pandangan yang dapat diklik untuk melihat model dari arah berbeda. Klik mukanya untuk mengganti arah lihat; objeknya tidak otomatis diputar sebagai geometri.
Navigation barKelompok ikon navigasi di tepi area gambar, termasuk Pan untuk menggeser pandangan dan Zoom untuk mendekat atau menjauh. Ukuran geometri tidak berubah saat zoom.
Layar kerjaArea luas tempat objek gambar terlihat dan titik-titiknya dipilih. Model 2D atau 3D dibuat di sini sesuai lingkungan yang sedang dipakai.
Command lineArea teks yang menerima nama perintah dan menampilkan permintaan tahap berikutnya. Contohnya Specify center point berarti kamu sedang diminta menentukan pusat lingkaran.
UCS iconPenunjuk arah sumbu sistem koordinat aktif. Pada gambar 2D biasanya perhatikan X dan Y; ikon ini membantu membaca arah, bukan tombol untuk membuat garis.
Tab Model dan LayoutModel adalah lingkungan geometri gambar. Layout adalah halaman penataan keluaran/cetak yang dapat berisi viewport untuk menampilkan Model. Mengklik tab mengganti lingkungan yang dilihat.
Status barDeretan tombol bantuan di bawah area gambar, seperti Ortho, Osnap, dan Snap. Status aktif terlihat dari penanda/tampilan tombol; warna tepatnya bergantung tema dan versi. Menu Customization memilih tombol mana yang ditampilkan.

Workspace dan dokumen baru

Workspace adalah susunan panel dan alat di sekitar area gambar, bukan file gambarnya. Dua orang bisa membuka gambar yang sama dengan susunan panel berbeda.

  1. Untuk latihan 2D, cari Workspace Switching, yaitu pemilih susunan tampilan yang biasanya berada di status bar. Pilih Drafting & Annotation jika tersedia. Ribbon akan menampilkan kelompok alat yang sesuai untuk pekerjaan gambar 2D.
  2. Pilihan seperti 3D Basics dan 3D Modeling menyediakan susunan alat untuk model 3D. AutoCAD Classic adalah tampilan lama dan tidak selalu tersedia pada versi baru; tidak menemukannya bukan berarti instalasi rusak.
  3. Untuk mulai membuat file gambar, gunakan New atau ketik NEW lalu Enter. Jika muncul pilihan template, itu adalah file awal berisi pengaturan gambar. Pilih template sesuai satuan dan standar pekerjaan, kemudian dokumen gambar baru terbuka.

Tab bernama seperti Drawing1 menunjukkan dokumen gambar yang sedang terbuka. Tab itu berbeda dari tab Home pada ribbon: Drawing1 berpindah file, sedangkan Home berpindah kelompok alat.

Coba sendiri

Di mana kamu mengetik command dan membaca panduan langkah berikutnya?

Command line, di bawah layar kerja.

Pengaturan awal AutoCAD: workspace, tampilan, penyimpanan, dan satuan

Satuan gambar

Angka panjang dalam Model harus punya arti yang konsisten. Misalnya, untuk latihan ini tetapkan 1 unit gambar = 1 mm. Pelat sepanjang 100 mm dibuat sepanjang 100 unit; angka 100 tidak otomatis menjelaskan satuannya tanpa konteks gambar.

Template adalah file awal berisi pengaturan gambar. Nama yang menyebut Imperial biasanya berkaitan dengan satuan inci, sedangkan Metric berkaitan dengan satuan metrik. Periksa pengaturan dan ukur objek yang panjangnya diketahui, terutama pada file dari orang lain.

  1. Untuk melihat pengaturan satuan gambar yang untuk mengubah satuan, ketik -DWGUNITS lalu Enter jika perintah ini tersedia pada produkmu. Baca daftar pada command line: 1 = inci, 2 = kaki, 3 = mm, 4 = cm, 5 = dm, 6 = m.
  2. Bila hendak mengubah satuan, simpan salinan file terlebih dahulu. Ketik nomor satuan tujuan. AutoCAD kemudian menampilkan beberapa pertanyaan tentang format, presisi, dan penskalaan; baca setiap pertanyaan sebelum menjawab.
  3. Pertanyaan Scale objects in current drawing to reflect change in units? menanyakan apakah objek yang sudah digambar ikut diubah nilainya. Untuk gambar yang benar-benar berawal dari mm, menjawab Yes saat beralih ke cm mengubah panjang 30 menjadi 3, sehingga ukuran fisiknya tetap 30 mm = 3 cm.
  4. Jawaban No mempertahankan nilai geometri. Dalam contoh yang sama, panjang tetap bernilai 30 tetapi kini diartikan sebagai cm. Pilihan yang tepat tergantung kondisi file, bukan selalu Yes. Ukur kembali panjang yang diketahui setelah konversi.

UNITS membuka pengaturan format angka, presisi, serta insertion scale untuk objek yang dimasukkan. Mengubah pilihan itu tidak otomatis memperbaiki ukuran semua geometri lama. -DWGUNITS dapat menawarkan penskalaan geometri; itulah sebabnya keduanya tidak boleh diperlakukan sebagai langkah yang sama.

Workspace dan menu bar

Mengatur workspace berarti mengatur letak alat yang kamu lihat, misalnya apakah menu teks di bagian atas muncul. Ini tidak mengubah ukuran objek dalam gambar.

  1. Ketik MENUBAR, lalu Enter. Saat AutoCAD meminta nilai, ketik 1 lalu Enter untuk menampilkan deretan menu seperti File, Draw, dan Modify. Nilai 0 menyembunyikannya kembali.
  2. Jika susunan panel sudah nyaman, buka pemilih Workspace Switching di status bar. Pilih Save Current As, yaitu menyimpan susunan tampilan saat ini sebagai workspace bernama baru. Isi nama yang mudah dikenali.
  3. Di menu yang sama, Workspace Settings membuka pengaturan untuk menyimpan susunan workspace. Automatically save workspace changes menyimpan perubahan susunannya secara otomatis; Do not save changes berarti perubahan berikutnya tidak langsung mengganti susunan yang sudah disimpan.

Untuk mengikuti tutorial 2D, workspace Drafting & Annotation biasanya cukup sebagai titik awal. Pilihan workspace bisa berbeda, tergantung produk dan versi yang kamu pakai.

Ribbon dan elemen tampilan

Ribbon adalah area berisi tab dan ikon perintah di bagian atas. Satu tab, misalnya Home, berisi beberapa kelompok alat atau panel. Menyembunyikan panel hanya merapikan tampilan; perintahnya tetap dapat dipanggil dari command line.

  1. Klik kanan pada area ribbon untuk membuka menu pengaturannya. Show Tabs memilih tab mana yang terlihat; Show Panels memilih kelompok alat dalam tab yang sedang dibuka. Hilangkan centang hanya pada bagian yang memang ingin disembunyikan.
  2. Untuk pengaturan tampilan yang lebih umum, ketik OPTIONS lalu Enter. Sebuah kotak dialog pengaturan AutoCAD terbuka. Buka tab Display, yaitu halaman pengaturan tampilan.
  3. Di tab Display, Display file tabs mengatur tab perpindahan antarfile gambar. Display Layout and Model tabs mengatur tab Model/Layout di bagian bawah area gambar. Aktifkan pilihan yang hilang, lalu simpan pengaturannya lalu tutup dialog.
  4. Viewport controls adalah pilihan pandangan di sudut area gambar, misalnya Top dan 2D Wireframe. Pengaturannya dapat ditemukan pada bagian Display viewport controls di tab 3D Modeling dalam Options.
  5. ViewCube adalah kubus pandangan dan Navigation bar adalah kelompok alat navigasi di tepi area gambar. Jika ingin merapikan layar, atur visibilitasnya melalui menu viewport controls atau pengaturan tampilannya. Keduanya tetap berguna jika kamu memilih navigasi lewat ikon.

Warna, proyeksi, dan penyimpanan

Di sini kamu akan mengatur tampilan layar, proyeksi gambar, dan penyimpanan file. Ketiganya punya tujuan berbeda. Mengubah warna area gambar tidak sama dengan mengubah warna objek, dan memilih proyeksi tidak sama dengan memutar benda.

  1. Mengubah warna area gambar: ketik OPTIONS, Enter, lalu buka tab Display. Klik Colors; dialog warna area gambar akan terbuka.
  2. Di dialog tersebut, Context memilih lingkungan yang akan diatur. Untuk area menggambar 2D, pilih 2D model space. Setelah itu, Interface element memilih bagian layarnya: Uniform background berarti latar area gambar, sedangkan Crosshairs berarti garis silang kursor.
  3. Pilih warna pada daftar Color, lalu klik Apply & Close untuk menerapkan pilihan dan kembali ke Options. Warna objek gambar tidak ikut berubah. Tombol Restore pada dialog warna dapat mengembalikan pengaturan yang terkait.

Color scheme pada tab Display mengatur tema antarmuka Dark/Light. Crosshair size mengatur seberapa panjang garis silang kursor terlihat di layar, bukan ukuran objek yang sedang digambar.

Proyeksi gambar teknik: Third angle dan First angle mengatur penempatan tampak, misalnya tampak atas terhadap tampak depan. Pada Third angle, tampak atas diletakkan di atas tampak depan; pada First angle, di bawahnya. Ikuti standar sekolah atau tempat kerja.

Jika bekerja dengan drawing view yang dibuat dari model 3D, ketik VIEWSTD lalu Enter untuk membuka Drafting Standard. Pengaturan proyeksi di dialog itu dipakai saat membuat drawing view baru; tidak otomatis mengatur ulang semua garis atau tampak yang sudah digambar manual.

Format simpan: di Options, buka tab Open and Save. Pilihan format Save as menentukan versi DWG untuk penyimpanan. Misalnya, bila penerima memakai versi lama, pilih format DWG yang dapat dibukanya. Ini pengaturan kompatibilitas file, bukan pengaturan ukuran gambar.

Printer default: tab Plot and Publish memuat pengaturan perangkat keluaran. Default output device berarti perangkat yang ditawarkan saat mencetak. Pilih printer yang tersedia, atau perangkat PDF yang terpasang untuk membuat file PDF terlebih dahulu.

Coba sendiri

Susunan ribbon yang kamu atur hilang saat AutoCAD dibuka lagi. Kenapa dan solusinya?

Perubahan workspace tidak tersimpan otomatis. Pilih auto-save di Workspace Settings, atau simpan lewat Save Current As.

Menjalankan command dan sistem koordinat

Tiga cara mengaktifkan command

Command berarti perintah yang dijalankan AutoCAD. Misalnya LINE membuat garis. Menu, ikon, dan pengetikan adalah tiga cara untuk menjalankan perintah yang sama. Pilih cara yang paling mudah kamu temukan.

CaraLangkahContoh
Menu barBuka menu sesuai kelompok fungsinya, lalu klik commandDraw, lalu Line
Ribbon / toolbarCari dan klik ikon commandIkon Circle
Command lineKetik nama command atau shortcut, lalu EnterL Enter, C Enter

Menu bar mengelompokkan command berdasarkan fungsi: Draw untuk membuat gambar, Modify untuk mengubah gambar, Dimension untuk anotasi ukuran: angka ukuran, garis, dan panahnya.

Menjalankan command: ikuti command line

Command line adalah area teks prompt, biasanya di tepi bawah area gambar. Setelah sebuah perintah aktif, isi baris ini berubah sesuai tahap yang sedang diminta: memilih objek, menentukan titik, atau memasukkan nilai. Langkah berikutnya mengikuti prompt itu.

LINE (L Enter)

  1. Klik titik pertama (bebas, atau klik titik referensi objek lain).
  2. Klik titik berikutnya. Garis terbentuk dan bisa disambung terus.
  3. Opsi: ketik U untuk membatalkan titik terakhir, C untuk menutup ke titik awal. Opsi juga bisa langsung diklik.
  4. Selesai tanpa menutup: tekan Enter atau Esc.

CIRCLE (C Enter)

  1. Klik titik pusat.
  2. Ketik radius, misalnya 5, lalu Enter.
Opsi di command line dipilih dengan mengetik huruf kapitalnya (Undo = U, Close = C) lalu Enter.

Menentukan titik ujung garis

Ketiganya adalah cara menyebut lokasi titik yang diminta command, bukan tiga menu yang harus dibuka berurutan. Contoh berikut memakai bidang XY dan arah sudut standar. Titik 0,0 adalah asal sistem koordinat, bukan selalu pojok layar yang sedang terlihat.

AbsolutRelatifPolar
Formatx,y@dx,dy@jarak<sudut
AcuanTitik asal sistem koordinat aktif (0,0)Titik sebelumnyaTitik sebelumnya
Isi nilaiPosisi x dan ySelisih sumbu x dan yJarak lurus dan sudut
Titik pertama?BisaTidak bisaTidak bisa

Absolut: x,y

Dipakai untuk titik dengan koordinat asli di layar kerja. Nilai z otomatis 0 untuk gambar 2D, jadi cukup perhatikan x dan y.

0,0garis mulai dari titik asal10,0titik kedua garis di x=10, y=00,0pada MOVE: pusat lingkaran pindah ke titik asal

Relatif: @dx,dy

Koordinat relatif membutuhkan titik acuan sebelumnya. Untuk mulai contoh baru tanpa bergantung posisi sebelumnya, tentukan titik awal dengan klik atau koordinat absolut. Pada MOVE dan COPY, base point jadi titik acuannya. Tanda minus berarti ke kiri (x) atau ke bawah (y).

@10,510 ke kanan, 5 ke atas@10,0garis lurus ke kanan@0,5garis lurus ke atas@-10,0garis lurus ke kiri@0,-5garis lurus ke bawah

Contoh COPY: base point di pusat lingkaran, lalu @10,5 menghasilkan salinan 10 ke kanan dan 5 ke atas.

Polar: @jarak<sudut

Simbol < menandai sudut. Sudut 0° mengarah ke kanan (arah jam 3). Jarak adalah garis lurus antara dua titik, bukan jarak di sumbu x atau y.

@10<010 ke kanan@5<905 ke atas@10<18010 ke kiri@5<2705 ke bawah@10<4510 ke kanan atas, sudut 45°. Pada MOVE: memindahkan objek 10 dengan sudut 45°
Dipakai ketika command memang meminta sebuah titik. Kapan pun command minta titik, boleh klik atau ketik salah satu dari tiga sistem ini, tidak hanya di LINE, MOVE, dan COPY.

Tips dan jebakan

Contoh pengetikan pada bab ini memakai command line dengan awalan @ untuk menyatakan perpindahan relatif secara eksplisit. Dynamic Input di dekat kursor dapat memakai aturan input yang berbeda, jadi kenali dulu tempat kamu mengetik sebelum membandingkan hasil.

  • Lupa @ membuat nilai dibaca sebagai absolut, bukan relatif.
  • Di polar, pemisah jarak dan sudut adalah <, bukan koma.
  • Titik pertama garis harus diklik atau absolut.
SALAH10,5 untuk titik kedua. Dibaca absolut, bukan selisih.
BENAR@10,5 untuk 10 ke kanan dan 5 ke atas.
SALAH@10,30 untuk jarak 10 sudut 30°. Dibaca relatif.
BENAR@10<30. Pemisahnya tanda <.
TIPSDirect distance entry. Aktifkan Ortho (F8) atau Polar Tracking (F10), klik titik pertama, arahkan kursor ke arah garis, ketik panjangnya, lalu Enter. Cara tercepat untuk garis lurus.
TIPSDynamic Input aktif? Pada konfigurasi input relatif Dynamic Input yang umum, angka untuk titik kedua dan seterusnya sudah dibaca relatif, jadi @ tidak wajib. Untuk absolut, awali dengan #, misalnya #10,0.

Coba sendiri

  1. Persegi panjang 10 x 5 dengan relatif: L Enter, 0,0, @10,0, @0,5, @-10,0, C.
  2. Segitiga sama sisi sisi 10 dengan polar: L Enter, klik titik awal, @10<0, @10<120, C.
  3. Lingkaran radius 5 di titik asal (C, 0,0, 5), lalu COPY ke @10,5 dan MOVE dengan @10<45.
Garis dari titik 0,0 ke kanan atas 45° sepanjang 8. Apa yang diketik untuk titik kedua?

Ketik @8<45, lalu Enter.

Bolehkah titik pertama garis diketik dengan @? Kenapa?

Tidak. Relatif dan polar butuh titik sebelumnya sebagai acuan. Titik pertama diklik atau diketik absolut.

Alat bantu menggambar: Ortho, Osnap, tracking, dan grid

Fitur sekilas

Status bar adalah deretan tombol bantuan di bagian bawah AutoCAD. Menyalakan tombol tersebut mengubah cara titik atau arah dibantu saat menggambar. Beberapa nama terdengar mirip, tetapi efeknya tidak sama.

FiturFungsiAktifkan
OrthoKursor lurus horizontal atau vertikalF8 atau ikon status bar
OsnapMenangkap titik objek yang sudah adaF3 atau ikon status bar
Object Snap TrackingGaris tracking dari titik osnapF11
Polar TrackingGaris tracking di kelipatan sudutF10
Dynamic InputInfo di samping kursorStatus bar
Grid, SnapKotak di layar, kursor terkunci ke kotakStatus bar

Untuk membuka dialog Drafting Settings, ketik DS lalu Enter. Dialog itu mempunyai tab untuk kelompok bantuan, misalnya Object Snap dan Polar Tracking. Status bar dipakai untuk menyalakan/mematikan fitur yang sudah diatur tanpa membuka dialog lagi.

Ortho: gerakan pasti lurus

Misalnya LINE sedang menunggu titik kedua. Jika Ortho aktif, arah garis dibatasi mendatar atau tegak menurut UCS saat ini. Ortho tidak mencari ujung objek yang harus disambungkan; tugas mencari titik objek dilakukan Osnap.

Berguna untuk garis lurus, memindahkan objek (MOVE) secara lurus, dan membuat garis MIRROR yang hasilnya pasti lurus. Ikon berwarna biru berarti aktif, putih berarti mati. Matikan kalau butuh garis miring atau bebas.

Osnap dan temporary osnap

Saat sebuah command meminta titik, Osnap membantu memilih titik khusus milik objek yang sudah ada. Misalnya Center memilih pusat lingkaran, bukan sekadar titik yang kebetulan terlihat di tengah. Nama seperti Center dan Endpoint adalah jenis titik yang akan ditangkap.

Osnap dipakai ketika command sedang meminta titik; bukan untuk memilih semua objek di gambar. Ketik DS, Enter, lalu buka tab Object Snap. Kotak centang memilih jenis titik yang akan dicari. Select All mencentang semuanya; Clear All mengosongkannya. Aktifkan hanya jenis titik yang dibutuhkan agar penanda tidak saling berebut. Jangan centang semuanya, simbolnya jadi terlalu ramai di layar. Saran: aktifkan Endpoint, Midpoint, Center, Geometric Center, Quadrant, dan Intersection, sisanya pakai temporary osnap.

Endpoint, Midpoint Center, Quadrant Geometric Center Intersection
Simbol osnap yang paling sering dipakai. Pada diagram ini penanda diberi warna merah. Warna penanda di AutoCAD dapat berbeda sesuai pengaturan.
ModeMenangkapContoh pakai
EndpointUjung suatu segmen. Saat penandanya muncul di ujung garis, klik untuk memakai koordinat ujung itu, bukan titik yang hanya terlihat dekat.Sambung garis ke ujung garis lain
MidpointTitik di tengah panjang segmen. Pakai jika garis baru harus mulai dari tengah satu sisi pelat.Mulai gambar dari tengah sisi
CenterPusat lingkaran atau busur yang sesuai. Arahkan kursor ke objek lingkarannya untuk menemukan penanda pusat, lalu pilih ketika penanda yang dimaksud muncul.Garis dari pusat lingkaran
Geometric CenterPusat geometris area tertutup yang didukung, misalnya polyline persegi panjang. Ini berbeda dari Midpoint satu sisi.Pusat persegi panjang
QuadrantEmpat titik pada arah seperempat putaran lingkaran/elips menurut orientasinya. Contoh lingkaran biasa: titik paling kanan, atas, kiri, dan bawah.Garis menyentuh sisi lingkaran
IntersectionTitik perpotongan objek yang benar-benar berpotongan jika posisinya memang bertemu. Klik penanda untuk memakai titik temu itu.Gambar dari titik potong
Apparent IntersectionTitik temu yang tampak menurut pandangan saat ini, meskipun objek belum tentu bertemu secara geometris di ruang 3D. Untuk dua garis yang benar-benar berpotongan, gunakan Intersection.Lingkaran di titik temu garis yang belum bertemu
ExtensionGaris bantu sementara mengikuti perpanjangan arah objek. Ambil/acquire titik referensinya dengan kursor, lalu gunakan lintasan bantu yang muncul.Ujung garis baru lurus dengan garis lain
TangentTitik yang membuat objek baru menyinggung lingkaran atau busur. Lokasi titik singgung bergantung titik lain yang sedang ditentukan command.Garis menyinggung dua lingkaran
PerpendicularTitik yang membuat hubungan tegak lurus 90° terhadap objek acuan. Berbeda dari Ortho yang hanya membatasi arah X/Y pada UCS aktif.Tegak lurus pada garis miring, di mana pun diklik
ParallelBantuan arah sejajar dengan objek acuan. Kenalkan/acquire arah garis acuan lewat kursor, lalu gerakkan kursor mengikuti keselarasan yang muncul.Arahkan kursor ke garis referensi, lalu kembali
NodeTitik milik objek Point dan titik definisi tertentu, termasuk pada dimensi. Point di sini adalah jenis objek, bukan sebutan umum untuk semua lokasi klik.Lingkaran di ujung garis dimensi
InsertTitik insertion milik block, teks, atau objek yang didukung. Insertion adalah titik pegangan penempatan yang ditentukan objek tersebut, bukan selalu pusat bentuknya.Persegi panjang dari titik insert block
NearestTitik pada objek yang paling dekat dengan lokasi kursor. Ia menempel ke objek, tetapi tidak menjamin titik khusus seperti pusat atau ujung.Jarang dipakai, posisinya tidak pasti

Temporary osnap: sekali pakai

Tahan Shift lalu klik kanan untuk membuka menu. Memilih jenis snap dari menu itu mengubah cara titik berikutnya saja, lalu kembali ke running object snaps sebelumnya. Tiga pilihan khusus menu ini:

  • Temporary Track Point: klik titik referensi, lalu gerakkan kursor untuk memakai garis tracking dari titik itu. Contoh: lingkaran baru tepat lurus di sebelah kanan lingkaran pertama.
  • Mid Between 2 Points: klik dua titik, objek dibuat tepat di tengah keduanya.
  • From: titik dengan jarak tertentu dari titik referensi. Contoh: jalankan CIRCLE dan berhenti pada permintaan center point. Tahan Shift, klik kanan, lalu pilih From. AutoCAD kini meminta titik acuan; pilih pusat lingkaran lama dengan Osnap Center. Saat meminta offset, ketik @100,0, Enter. Pusat lingkaran baru kini ditetapkan 100 unit di kanan acuan; lanjutkan dengan mengisi radius lingkaran baru. Ini 100 mm jika gambar memakai 1 unit = 1 mm.

Polar Tracking dan Object Snap Tracking

Tracking adalah garis bantu sementara yang muncul saat kursor diarahkan. Garis bantu ini menunjukkan keselarasan atau arah; ia tidak langsung menjadi objek gambar. Titik baru ditetapkan ketika kamu mengklik atau menyelesaikan input.

Arahkan kursor ke dua titik osnap, tanpa klik, sampai muncul garis tracking dari masing-masing. Saat kursor lurus dengan keduanya, klik di titik pertemuan garis tracking itu.

sudut 1sudut 2klik di sini
Garis dari sudut 1 (mendatar) dan sudut 2 (tegak) bertemu di titik tempat lingkaran dibuat.

Polar Tracking (F10)

Menampilkan garis tracking di setiap kelipatan sudut. Pilih kelipatan lewat dropdown di samping ikon (45, 90, 10, dan seterusnya). Untuk menambah arah lain, buka Drafting Settings dengan DS, lalu tab Polar Tracking. Additional angles mengaktifkan daftar sudut tambahan di luar kelipatan utama. Klik New untuk menambah satu baris, isi sudut 70, lalu simpan pengaturannya lalu tutup dialog. Setelah kembali ke area gambar, arah 70° tersedia sebagai bantuan tracking.

0°45°90°135°180°70° (tambahan)
Kelipatan 45° (abu-abu) plus sudut tambahan 70° (merah putus-putus).

Dynamic Input, Grid, dan Snap

Dynamic Input menaruh prompt atau kotak angka di dekat kursor. Grid hanya pola bantu di latar. Snap membatasi langkah gerak titik ke interval tertentu. Jadi mematikan pola kotak yang terlihat belum tentu mematikan pembatas langkah titik.

Dynamic Input menampilkan prompt serta kotak nilai seperti panjang dan sudut di dekat kursor. Ini alternatif tempat membaca/memasukkan nilai, bukan objek gambar baru. Pakai jika membantu; command line tetap dapat dibaca.

Grid dan Snap

  • Grid hanya menampilkan kotak-kotak di layar kerja.
  • Snap mengunci kursor ke titik pertemuan grid, jadi geraknya patah-patah. Efeknya tetap ada walau grid dimatikan.
  • Untuk mengatur jarak bantu, buka DS lalu tab Snap and Grid. Grid spacing mengatur jarak pola latar, sedangkan Snap spacing mengatur interval langkah titik. Dua pengaturan ini perlu dibaca terpisah. Spacing 10 × 10 berarti jarak bantu 10 unit pada X dan Y. Itu setara 10 × 10 mm hanya jika gambar memang memakai 1 unit = 1 mm. Major line every 5 berarti garis grid utama ditandai tiap lima interval kecil; garis ini hanya latar bantu, tidak ikut menjadi geometri gambar.

Tips dan jebakan

Hubungkan gejala dengan alat yang mengaturnya. Sebelum mengubah banyak pengaturan sekaligus, cari apakah masalahnya pada arah gerak, interval langkah, atau titik objek yang tertangkap.

  • Kursor tidak bisa miring? Cek Ortho.
  • Kursor bergerak patah-patah? Cek Snap, walau grid sudah mati.
  • Layar penuh simbol osnap? Kurangi mode yang dicentang, pakai temporary osnap untuk sisanya.
TIPSOsnap dan Snap bukan hal yang sama. Osnap (F3) menangkap titik dari objek. Snap (F9) mengunci kursor ke titik grid.
TIPSShortcut lain: F7 untuk Grid, F9 untuk Snap, F12 untuk Dynamic Input. Menahan Shift saat menggambar membalik status Ortho sementara.

Coba sendiri

  1. Gambar persegi panjang dan lingkaran. Aktifkan Endpoint, Midpoint, Center, Quadrant, lalu buat garis yang menyambung ke tiap titik itu.
  2. Buat garis miring. Gambar garis tegak lurus dengan Perpendicular, lalu garis sejajar dengan Parallel.
  3. Gambar dua lingkaran, lalu garis yang menyinggung keduanya dengan Tangent.
  4. Aktifkan Polar Tracking, tambah sudut 70, lalu gambar garis tepat 70°.
  5. Buat lingkaran kedua 100 mm di kanan lingkaran pertama dengan From dan @100,0.
Kursor bergerak patah-patah padahal grid sudah dimatikan. Apa yang dicek?

Snap. Efeknya tetap ada walau grid mati.

Kamu butuh garis tepat 90° terhadap garis miring. Ortho atau Perpendicular?

Perpendicular. Ortho hanya mengunci lurus horizontal atau vertikal.

Properti garis: tipe, ketebalan, warna, skala, dan By Layer vs By Block

Linetype, lineweight, dan color

Linetype adalah pola goresan, lineweight adalah ketebalan goresan, dan color adalah warnanya. Ketiganya properti tampilan objek. Mengubahnya tidak membuat panjang geometri garis berubah.

ContinuousCenterHidden
Tiga linetype yang sering dipakai: garis utuh, garis sumbu, garis tersembunyi.
  1. Klik garis yang ingin diatur, lalu tekan Ctrl+1. Panel Properties terbuka untuk objek terpilih. Cari baris Linetype, buka pilihannya, lalu pilih pola seperti Continuous (utuh), Center (garis sumbu), atau Hidden (garis tersembunyi). Periksa perubahan pada objek yang tadi dipilih.
  2. Jika pola belum tersedia, ketik LINETYPE lalu Enter. Linetype Manager terbuka, menampilkan pola yang sudah dimuat ke file gambar ini. Ini daftar pola, bukan daftar objek di gambar.
  3. Klik Load untuk membuka dialog pemilihan pola tambahan. Pilih Hidden atau pola yang dibutuhkan, lalu simpan pengaturannya lalu tutup dialog. Setelah kembali ke Properties, pola yang dimuat tersedia di daftar Linetype dan dapat diterapkan ke objek.

Lineweight: ketebalan

  1. Pilih garis, buka Properties dengan Ctrl+1, lalu cari Lineweight. Pilihan ini mengatur ketebalan goresan, bukan lebar benda yang digambar. Contoh: garis utama 0.5, garis center dan hidden 0.3.
  2. Untuk menampilkan perbedaan ketebalan di layar, ketik LWEIGHT lalu Enter. Pada dialog yang terbuka, aktifkan Display Lineweight, lalu konfirmasikan. Ini mengaktifkan tampilan ketebalan; nilai ketebalan objek tidak berubah hanya karena tampilan dinyalakan.
  3. Jika ingin tombol cepatnya tampil, buka menu Customization pada ujung status bar bawah, lalu aktifkan Lineweight. Tombol yang ditambahkan dipakai untuk menyalakan/mematikan tampilan ketebalan tanpa membuka dialog kembali.
Jika tampilan menjadi terlalu padat atau berat, kamu dapat mematikan Display Lineweight saat menggambar. Nilai lineweight tetap tersimpan. Nyalakan kembali saat ingin memeriksa tampilan garis, lalu periksa juga preview cetak.

Color: warna

Pilih objek, buka Properties, lalu ubah baris Color. Memilih warna tertentu membuat properti warna objek menjadi nilai manual; memilih ByLayer membuatnya mengikuti warna layer.

Linetype scale: kalau putus-putus aneh

Jika Hidden atau Center tampak seperti garis utuh, pola putus-putusnya mungkin terlalu rapat atau terlalu panjang untuk bagian yang sedang dilihat. Linetype scale mengubah ukuran pola itu; ini berbeda dari perintah SCALE yang mengubah ukuran benda.

Tampilan pola dipengaruhi faktor global, faktor objek, ukuran geometri, dan konteks Model/Layout. Jika hasilnya tidak terbaca, tentukan dulu apakah masalah terjadi pada satu objek atau seluruh gambar; itu menentukan pengaturan mana yang diperiksa.

CakupanCara
Semua garis (global)Ketik LTSCALE, Enter, lalu isi faktor yang ingin diuji. Ini mengubah ukuran pola secara global. Di Linetype Manager, pilihan Show details membuka rincian, termasuk Global scale factor; itu pengaturan yang sama pada gambar
Satu garis sajaPilih satu objek, buka Properties dengan Ctrl+1, lalu cari Linetype scale. Ubah nilainya untuk objek itu saja. Uji sedikit perubahan lalu periksa hasilnya; tidak ada satu angka yang selalu benar untuk semua ukuran gambar
Saat print di layout (paper space)PSLTSCALE berkaitan dengan pola linetype pada viewport Layout. Nilai 1 umum dipakai agar pola tampil konsisten di kertas antar-viewport yang skalanya berbeda. Nilai 0 memakai perilaku lain; jangan menggantinya sebagai obat untuk semua kasus. Setelah mengubahnya, jalankan REGEN/REGENALL dan periksa tampilan serta preview cetak

ByLayer vs ByBlock

Mulai dari objek biasa di luar block. Jika warna, jenis garis, atau ketebalannya diset ByLayer, properti itu mengambil nilai dari layer tempat objek berada. Misalnya garis berada pada layer GARIS_TENGAH yang jenis garisnya Center; memilih ByLayer membuat garis mengikuti Center pada layer tersebut.

Untuk mengubah setelan layer, ketik LA, Enter. Pada panel daftar layer yang terbuka, cari baris nama layer, lalu ubah kolom Color, Linetype, atau Lineweight yang dimaksud. Objek dengan properti ByLayer ikut mengikuti perubahan tersebut; objek dengan nilai manual dapat tetap berbeda.

Block adalah kumpulan objek yang dipakai sebagai satu kelompok, misalnya simbol lubang baut. Bedakan dua hal: komponen block adalah objek penyusun di dalam block; penempatan block (block reference) adalah satu salinan block yang kamu pilih di area gambar. Mengubah warna penempatan belum tentu mengubah semua garis komponennya.

  1. Komponen di layer biasa + ByLayer: misalnya garis di dalam block dibuat pada Layer 1. Warnanya mengikuti pengaturan Layer 1 tersebut, meskipun penempatan block sekarang ada di Layer 2. Kedua nama itu hanya contoh.
  2. Komponen di Layer 0 + ByLayer: Layer 0 adalah layer bawaan dengan perlakuan khusus di dalam block. Komponen ini dapat mengikuti layer tempat penempatan block ditaruh. Ini berguna untuk simbol yang ingin mengikuti standar layer tempat pemakaiannya.
  3. Komponen dengan properti ByBlock: komponen mengambil nilai properti dari penempatan block. Jika warna penempatan block di Properties diatur merah, komponen ByBlock dapat ikut merah. Jika warna reference adalah ByLayer, nilainya berasal dari layer reference.

Untuk melihat Properties sebuah penempatan block, klik block di area gambar lalu tekan Ctrl+1. Panel yang muncul berisi properti objek terpilih. Itu berbeda dari membuka block untuk mengedit komponen di dalam definisinya.

Pilih pengaturan sesuai standar dan tujuan simbol. ByBlock cocok jika komponen perlu mengikuti properti penempatan block. Layer 0 + ByLayer cocok jika tampilannya cukup mengikuti layer tempat block dipasang. Jika warna tidak berubah, periksa apakah kamu sedang mengatur layer, penempatan block, atau komponen block.

Tips dan jebakan

Nama layer pada contoh hanya membantu menjelaskan fungsi. Power dapat berarti jalur daya, Control berarti jalur kendali, dan Label berarti teks penamaan. Nama serta pembagian sebenarnya mengikuti standar gambar yang dipakai.

TIPSBiarkan properti ByLayer, atur lewat layer. Satu perubahan di layer langsung berlaku ke semua garis di dalamnya. Ini kebiasaan standar di gambar teknik.
TIPSNyambung ke gambar listrik: pisahkan layer untuk power, control, dan label, lalu beri tiap layer warna dan linetype sendiri.

Coba sendiri

  1. Gambar persegi panjang 100 x 60 dan garis tengah. Ubah garis tengah ke Center (0.3, abu-abu), lalu gambar garis Hidden di dalamnya.
  2. Perbesar gambarnya 10 kali. Perbaiki garis putus-putus dengan LTS.
  3. Buat dua persegi panjang, satu ByLayer dan satu ByBlock, jadikan block (B). Taruh di layer lain yang warnanya berbeda dan bandingkan tampilannya.
Objek di-scale 0.1 dan garis center tampak seperti garis utuh. Sebutkan dua cara memperbaikinya.

Global: LTS, isi 0.1. Satu garis: klik kanan, Properties, isi Linetype scale.

Block dibuat ByLayer di Layer 1, lalu ditaruh di Layer 2. Warna diubah lewat Properties tapi tidak berubah. Kenapa, dan harus ubah di mana?

Block ByLayer mengikuti layer asalnya, jadi ubah pengaturan Layer 1. Kalau ingin bisa diubah lewat Properties, buat block dengan ByBlock.

Layer dan Layer Properties

Fungsi layer

Bayangkan sebuah gambar pelat yang berisi bentuk luar, garis tengah, dan ukuran panjang. Objek ukuran atau dimensi adalah angka ukuran beserta garis dan panahnya. Ketiganya bisa dipisahkan ke layer yang berbeda agar dapat diatur sebagai kelompok.

Misalnya, layer untuk ukuran kamu beri nama DIMENSI dan layer bentuk luar GARIS_UTAMA. Ini hanya nama contoh, bukan nama yang wajib tersedia di AutoCAD. Pada file orang lain, namanya bisa berbeda.

  1. Untuk melihat bentuk pelat tanpa angka ukuran yang menutupinya, ketik LA, lalu tekan Enter. Panel Layer Properties Manager terbuka dan menampilkan daftar layer dalam gambar.
  2. Cari baris DIMENSI, lalu klik ikon lampu pada kolom On di baris itu. Layer berubah menjadi Off; objek ukuran di dalamnya tersembunyi sementara. Bentuk pelat pada layer lain tetap terlihat.
  3. Klik lampu yang sama untuk mengubahnya kembali menjadi On. Objek ukuran muncul lagi; tindakan sebelumnya tidak menghapusnya.

Contoh berbeda: jika kamu perlu mengubah objek lain tetapi ingin melindungi bentuk luar pelat, Lock layer GARIS_UTAMA. Bentuk luar tetap terlihat, tetapi tidak dapat diedit selama terkunci. Untuk pekerjaan yang memang menghapus objek, periksa seleksi lebih dulu dan simpan salinan sebelum menghapus secara massal.

Membuat, mengaktifkan, menghapus

Mulai dari panel daftar layer yang dibuka dengan LA. Nama layer tampil di setiap baris. Pengaturan di sebelahnya berlaku untuk layer pada baris yang sama.

  1. Membuat layer: klik New Layer, yaitu tombol untuk menambah baris layer. Isi nama yang menggambarkan isinya, misalnya DIMENSI, lalu tekan Enter. Baris baru kini ada dalam daftar.
  2. Menjadikan layer aktif: pilih barisnya, lalu klik Set Current. Tanda penunjuk layer aktif berpindah ke baris itu. Objek yang kamu gambar sesudahnya akan masuk ke layer tersebut; objek lama tidak otomatis dipindahkan.
  3. Menghapus layer: pilih baris layer yang memang tidak diperlukan, lalu gunakan Delete Layer. Jangan samakan ini dengan menghapus satu objek. Layer 0, layer aktif, layer yang masih dipakai objek, atau layer dengan ketergantungan tertentu belum bisa langsung dihapus.

Kamu juga dapat menggambar terlebih dahulu, kemudian memilih objek lama dan mengubah layer-nya lewat daftar Layer atau Properties. Pastikan yang terpilih adalah objek yang hendak dipindahkan.

Opsi di Layer Properties

Setiap baris adalah satu layer. Kolom On, Freeze, Lock, dan Plot adalah pengaturan terpisah: terlihat di layar, ikut diproses, boleh diedit, dan boleh dicetak bukan pertanyaan yang sama.

OpsiFungsi
On/Off (lampu)Klik lampu pada baris layer untuk menampilkan atau menyembunyikan objeknya. Off tidak menghapus objek; pemilihan All masih dapat memasukkan objek pada layer Off.
FreezeBekukan layer agar objeknya tidak tampil dan tidak masuk pemilihan All biasa. Bila memakai alat Freeze dari ribbon, klik objek contoh untuk menentukan layer yang dibekukan; pada daftar layer, gunakan kontrol di barisnya.
Lock (gembok)Kunci layer untuk melindungi objek dari perubahan. Objek tetap terlihat, biasanya memudar sesuai pengaturan, dan masih dapat menjadi acuan Osnap. Unlock membuka perlindungannya.
Color, Linetype, LineweightKolom warna, pola goresan, dan ketebalan untuk layer pada baris itu. Objek yang memakai ByLayer mengikuti nilainya. Ketebalan perlu ditampilkan agar terlihat perbedaannya di layar.
Plot (printer)Menentukan apakah objek pada layer ikut pada keluaran cetak. Berbeda dari Off: kamu dapat tetap melihat objek di layar tetapi menonaktifkan Plot. Periksa hasil melalui preview cetak.
Off vs Freeze: dua persegi panjang, satu di layer Off dan satu Freeze. Ctrl+A: yang Off masih terseleksi, jadi masih bisa digeser atau dihapus walau tak terlihat. Yang Freeze tidak ikut terseleksi.

Properti garis objek bisa ByLayer (ikut layer) atau diatur manual. Lihat bab properti garis.

Kontrol cepat dari panel Layer

Panel Layer pada ribbon adalah kelompok alat pengaturan layer. Daftar drop-down di panel tersebut membuka nama layer beserta kontrol ringkasnya. Ini cara cepat mengubah beberapa hal tanpa membuka seluruh tabel Layer Properties Manager.

Dropdown layer di panel adalah cara termudah mengatur layer. Klik lampu, Freeze, Lock, atau warna di depan nama layer. Klik nama layer untuk mengaktifkannya. Tidak bisa membuat atau menghapus layer dari sini.

Ikon panelCara pakai
Make CurrentKlik alat ini, kemudian objek contoh di gambar. Layer milik objek itu menjadi layer aktif, yaitu tujuan bagi objek baru yang dibuat sesudahnya.
Lock / UnlockKlik alat penguncian atau pembukaannya, lalu objek contoh. Yang dikunci/dibuka adalah layer tempat objek itu berada, sehingga objek lain pada layer sama ikut terpengaruh.
FreezeBekukan layer agar objeknya tidak tampil dan tidak masuk pemilihan All biasa. Bila memakai alat Freeze dari ribbon, klik objek contoh untuk menentukan layer yang dibekukan; pada daftar layer, gunakan kontrol di barisnya.
Isolate / UnisolateIsolate berfokus pada layer objek terpilih dengan mengubah visibilitas atau penguncian layer lain sesuai Settings. Unisolate mengembalikan kondisi isolasi. Hasilnya tidak selalu berupa Lock karena setting-nya dapat berbeda.
OffKlik alat Off lalu objek contoh di gambar. Layer tempat objek itu berada menjadi Off; seluruh objek pada layer itu tersembunyi sementara, bukan hanya objek yang diklik.
Match LayerPilih objek yang hendak dipindah layer-nya, jalankan Match Layer, lalu pilih objek acuan. Objek pertama dipindahkan ke layer yang sama dengan objek acuan; posisi geometrinya tidak berpindah.
Urutan bebas: boleh buat layer dulu baru menggambar, atau menggambar dulu baru memisahkan objek ke layer. Hasilnya sama.

Coba sendiri

Objek di layer A tidak terlihat tapi tetap ikut terseleksi saat Ctrl+A. Layer A diatur ke Off atau Freeze?

Off. Pada Freeze, objek tidak terseleksi.

Kamu mau menghapus semua objek kecuali garis utama. Langkahnya?

Lock layer garis utama, seleksi semua, lalu Delete.

Command LINE: membuat garis, panjang, dan kemiringan

Membuat garis

Mulai dari area gambar. Ketik LINE lalu Enter; L adalah alias yang umum dipakai.

  1. Command line menampilkan Specify first point, artinya AutoCAD menunggu titik awal. Klik di area gambar atau ketik 11,40 lalu Enter untuk memakai koordinat tertentu.
  2. Pesan di command line berubah menjadi Specify next point, yaitu ujung berikutnya. Klik titik lain, atau ketik @25,0 lalu Enter. Garis sepanjang 25 unit terbentuk ke kanan dari titik awal.
  3. Perintah tetap aktif dan kembali meminta titik berikutnya. Setiap titik baru menyambung segmen selanjutnya, tetapi segmen LINE tetap merupakan objek garis tersendiri.
  4. Tekan Enter atau Esc untuk selesai. Pilihan Undo (U) membatalkan segmen terakhir, sedangkan Close (C, ketika tersedia) membuat segmen kembali ke titik awal.

Jika titik awal atau ujung harus menempel ke garis yang sudah ada, gunakan Osnap: Endpoint menangkap ujungnya dan Midpoint menangkap titik tengahnya. Tunggu penanda titik yang kamu perlukan sebelum mengklik.

Panjang garis

Tentukan titik awal dahulu. Setelah LINE menunggu titik berikutnya, kamu dapat memberi arah dengan kursor lalu mengisi panjang, atau menyebut perpindahan titik dengan koordinat. Angka 50 pada tahap ini berarti panjang dari titik terakhir, bukan koordinat X=50.

KebutuhanCara
Panjang 50, arah bebasArahkan kursor, ketik 50, Enter
Garis lurusAktifkan Ortho (F8), arahkan kursor, ketik panjang. Contoh: 25 ke kanan lalu 25 ke atas
Koordinat titik secara eksplisitRelatif: @25,0 lalu @0,25. Polar: @25<0 lalu @25<90

Kemiringan garis

Panjang saja belum menentukan kemiringan. Pilih cara sesuai informasi yang tersedia: arah dibantu tracking, panjang dan sudut sekaligus, atau sudut tetap dengan panjang yang dipilih kemudian.

KebutuhanCara
Dibantu Polar TrackingSetelah LINE mempunyai titik awal, aktifkan Polar Tracking (F10). Untuk mengatur arah bantu, buka DS → tab Polar Tracking. Pilih kelipatan sudut, atau aktifkan Additional angles dan tambah sudut yang dibutuhkan. Kembali ke gambar, arahkan kursor sampai panduan arah muncul, lalu masukkan panjang.
Panjang dan sudut sekaligusPada permintaan titik berikutnya, ketik @20<20, Enter. Angka pertama panjang garis 20 unit; angka setelah < adalah sudut 20°. Hasilnya bukan pergeseran X=20 dan Y=20.
Sudut dikunci, panjang ditentukan kemudianPada prompt titik berikutnya, ketik <25, Enter untuk mengunci arah 25°. Gerakkan kursor sepanjang arah itu, lalu tentukan titik. Sudutnya tetap, tetapi panjang masih tergantung titik yang diterima.

Contoh latihan

Dua contoh ini adalah rangkaian segmen yang dibuat dalam satu command LINE. Selesaikan satu segmen sebelum membaca instruksi arah berikutnya. Endpoint berarti ujung garis yang sudah ada; Object Snap Tracking memberi garis keselarasan sementara dari titik itu.

Objek 1: mulai dari kiri atas.

  1. Ke bawah 25, ke kanan 35.
  2. Garis miring: @15<40.
  3. Ke atas dengan tinggi sama seperti garis kiri: arahkan kursor ke titik awal sampai garis tracking hijau muncul (Object Snap Tracking), tarik ke kanan sampai bertemu, klik.

Objek 2: mulai dari kanan atas.

  1. Ke kiri 40, ke bawah 25, ke kanan 30.
  2. Kunci kemiringan: ketik <30 Enter.
  3. Arahkan kursor ke endpoint sampai muncul garis tracking, klik, lalu tutup dengan C Enter.

Coba sendiri

Kamu mau garis terkunci di kemiringan 25° tapi panjangnya masih bebas. Apa yang diketik?

<25, lalu Enter.

Command CIRCLE: enam cara membuat lingkaran

Memilih cara menggambar dari ukuran lubang

Pilih metode berdasarkan informasi yang sudah kamu ketahui. Pusat adalah titik tengah lingkaran, radius jarak dari pusat ke tepi, dan diameter jarak melintasi pusat dari tepi ke tepi. Diameter = dua kali radius.

  1. Center, Radius: ketik CIRCLE, Enter. Saat diminta center point, klik pusat atau ketik koordinatnya. Prompt berubah meminta radius; ketik 10, Enter. Lingkaran radius 10 terbentuk.
  2. Center, Diameter: mulai CIRCLE dan tentukan pusat. Saat diminta radius, ketik D, Enter untuk memilih Diameter. Ketik 25, Enter. Hasilnya berdiameter 25 dan radius 12,5; angka 25 tidak dibaca sebagai radius.
  3. 2P: pada prompt awal CIRCLE, ketik 2P, Enter. AutoCAD kini meminta dua ujung diameter. Klik titik pertama dan kedua. Jika jarak keduanya 20, diameter lingkaran menjadi 20. Titik yang kamu pilih bukan pusat.
  4. 3P: pada prompt awal, ketik 3P, Enter, lalu pilih tiga titik yang harus dilewati tepi lingkaran. Ketiga titik tidak boleh berada pada satu garis lurus. Pusat dan radius dihitung dari ketiga titik tersebut.
  5. TTR — Tangent, Tangent, Radius: pada prompt awal, pilih TTR. Klik dua objek yang akan disentuh lingkaran, misalnya garis vertikal dan horizontal, lalu masukkan radius. Tangent berarti menyinggung: lingkaran menyentuh objek tanpa memotongnya pada titik singgung tersebut. Lokasi klik dapat menentukan solusi yang dipilih.
  6. TTT — Tangent, Tangent, Tangent: pilih metode Tan, Tan, Tan dari pilihan Circle yang tersedia, atau gunakan 3P dengan snap Tangent pada tiap pemilihan. Pilih tiga objek yang akan disentuh. Tidak ada radius yang diketik pada metode ini; bentuk ditentukan oleh tiga syarat singgung.

Metode yang tersedia ditunjukkan pada menu Circle atau pilihan command line. Nama TTR dan 3P adalah pilihan cara membuat lingkaran, bukan objek tambahan yang harus kamu cari di gambar.

Coba sendiri

Kamu mau lingkaran yang menyinggung tiga garis sekaligus. Metodenya?

TTT (Tan, Tan, Tan).

Command POLYGON: segi banyak beraturan

Mulai dari pusat atau dari satu sisi

Center berarti menentukan pusat poligon. Edge berarti menentukan satu sisi poligon. Keduanya membuat segi banyak beraturan, tetapi angka ukuran yang diminta berbeda.

  1. Memakai Center: ketik POLYGON, Enter. AutoCAD meminta jumlah sisi; ketik 6, Enter untuk segi enam. Setelah itu klik titik pusat.
  2. Setelah itu, AutoCAD menawarkan Inscribed in circle (I) atau Circumscribed about circle (C). Pilihan ini menentukan hubungan poligon dengan lingkaran bantu yang dibayangkan; tidak membuat objek lingkaran baru.
  3. Pilih I atau C, Enter, kemudian ketik radius bantu 12, Enter. Pada I, radius diukur sampai sudut poligon. Pada C, radius diukur sampai tengah sisi. Perbedaan itu dijelaskan dengan ukuran yang sama pada bagian berikut.
  4. Memakai Edge: mulai POLYGON dan isi jumlah sisi. Saat diminta pusat, ketik E, Enter untuk beralih ke Edge. Klik ujung pertama sisi, lalu tentukan ujung kedua. Contohnya ketik @12,0, Enter untuk sisi 12 unit ke kanan. Seluruh poligon dibentuk dari satu sisi itu.

Jika memakai input jarak langsung, arahkan kursor dulu lalu ketik panjang sisi. Arah kursor menentukan arah sisi; angka panjang saja belum menentukan letaknya.

Inscribed vs Circumscribed vs Edge

Kata Inscribed dan Circumscribed bukan nama bentuk yang berbeda; keduanya pilihan cara mengukur poligon dari lingkaran bantu. Perhatikan dua ujung jarak yang disebutkan sebelum memasukkan angka.

Angka 12 dapat berarti radius ke sudut, radius ke sisi, atau panjang sisi. Arti ukurannya berbeda; hasil tidak selalu tiga ukuran berbeda. Pada segi enam, radius Inscribed 12 kebetulan menghasilkan sisi 12 juga:

MetodePosisi poligon12 diukur dari
Center, InscribedDi dalam lingkaran bantu, sudutnya menyentuh lingkaranCenter ke sudut
Center, CircumscribedDi luar lingkaran bantu, tengah sisinya menyentuh lingkaranCenter ke tengah sisi
EdgeTidak ada lingkaran bantuPanjang tiap sisi

Metode Center (Inscribed dan Circumscribed) yang paling umum dipakai.

Coba sendiri

Segi enam dengan jarak 12 dari center ke tengah sisi. Metode dan pilihannya?

Center, lalu Circumscribed about circle, radius 12.

Command JOIN: menyambung objek yang sesuai

Menyambung dua garis dan memeriksa hasilnya

Bayangkan sisi pelat sepanjang 60 mm yang digambar dalam dua bagian. Garis pertama berakhir di tengah sisi, lalu garis kedua meneruskannya dalam arah yang sama. Sebelum menyambung, klik garis pertama untuk melihat bagian yang terpilih, lalu tekan Esc.

  1. Ketik JOIN dan tekan Enter. Klik garis pertama. AutoCAD menyebutnya source object, yaitu objek yang dijadikan acuan sambungan.
  2. Klik garis kedua, lalu tekan Enter untuk menyelesaikan pemilihan. Klik hasilnya. Kini seluruh sisi sepanjang 60 mm seharusnya terpilih.
  3. Tekan Ctrl+1 untuk membuka panel Properties. Jenis objek di bagian atas panel menunjukkan Line untuk contoh dua garis segaris ini.

Klik satu bagian sisi pelat. Bagian yang terpilih akan berwarna biru.

Dua garis segaris, masing-masing sepanjang 30 mm.

Bagaimana kalau jalurnya berbelok?

Bayangkan sekarang garis kedua berbelok membentuk sudut. Bentuk itu membutuhkan lebih dari satu segmen. Polyline adalah satu objek yang dapat memuat beberapa segmen, sehingga satu klik dapat memilih seluruh jalur yang berbelok.

Jika ingin membentuk polyline dari garis-garis yang ujungnya bertemu pada bidang yang sama, gunakan PEDIT. Pilihan Multiple memungkinkan kamu memilih beberapa garis. Bila diminta, setujui perubahan menjadi polyline, lalu pilih Join untuk menyambungkan segmennya. Periksa hasil dengan satu klik dan lihat jenisnya di Properties.

Memeriksa layer hasil sambungan

Kembali ke contoh dua garis segaris. Jika kedua garis berada di layer berbeda, pilih garis pada layer yang ingin dipakai sebagai objek sumber. Setelah tersambung, pilih hasilnya dan baca baris Layer di Properties. Di panel yang sama kamu juga bisa memeriksa warna dan pola garisnya.

Coba sendiri

Garis dari layer 2 diklik dulu, lalu garis dari layer 1, kemudian di-JOIN. Hasil masuk layer mana?

Layer 2, karena objek yang diklik pertama menentukan.

Command RECTANGLE: persegi dan persegi panjang

Membuat pelat dari dua pojok

Nama command lengkapnya RECTANG; REC adalah alias yang umum digunakan. Hasilnya sebuah polyline tertutup, artinya keempat sisinya menjadi satu objek dengan batas yang kembali ke titik awal.

  1. Ketik RECTANG, lalu Enter. Saat diminta first corner, klik pojok pertama.
  2. AutoCAD sekarang meminta other corner, yaitu pojok yang berseberangan secara diagonal. Klik pojok tersebut untuk bentuk bebas, atau ketik @50,30 lalu Enter untuk panjang 50 dan lebar 30 ke arah kanan-atas dari titik pertama.
  3. Untuk memakai pilihan Dimensions, saat diminta pojok kedua ketik D lalu Enter. Isi panjang 50, Enter, lalu lebar 30, Enter. Gambar masih berupa preview; klik kuadran yang diinginkan agar AutoCAD tahu apakah bentuknya berada di kanan/kiri dan atas/bawah pojok pertama.
  4. Untuk memakai Area, mulai command baru dan tentukan pojok pertama, lalu ketik A dan Enter. Isi luas 1500, Enter. Pilih Length (L) untuk menentukan panjang 50; lebar dihitung menjadi 30 pada rectangle bersudut siku. Pilihan Width melakukan kebalikannya.

Angka panjang dan lebar mengacu pada arah rectangle. Jika opsi Rotation, Fillet, atau Chamfer masih aktif dari pekerjaan sebelumnya, hasilnya dapat berbeda. Periksa opsi di bagian berikut sebelum mengulang contoh.

Mengubah sudut dan arah pelat

Pilihan command muncul pada tahap yang berbeda. Chamfer dan Fillet ditawarkan sebelum pojok pertama, sedangkan Rotation, Area, dan Dimensions ditawarkan setelah pojok pertama. Ikuti opsi yang benar-benar muncul pada prompt saat itu.

OpsiFungsi
Rotation (R)Setelah pojok pertama, pilih R untuk menentukan arah miring rectangle, misalnya 45°. Lanjutkan ukuran atau pojok kedua sesuai prompt. Ini rotasi bentuk, bukan ukuran lebar garis.
Chamfer (C)Sebelum pojok pertama, pilih C lalu isi dua jarak potongan sudut. Ujung rectangle dibuat miring dengan ukuran tersebut.
Fillet (F)Sebelum pojok pertama, pilih F lalu isi radius. Sudut rectangle menjadi membulat dengan radius itu.
Width (W)Mengatur lebar goresan polyline rectangle. Ini berbeda dari Width pada pilihan Area yang berarti lebar bentuk persegi panjang.
Thickness (T)Mengatur ekstrusi/ketebalan arah Z untuk objek yang mendukungnya. Efeknya terlihat saat dilihat dari arah 3D; ini bukan ketebalan garis cetak.
Elevation (E)Mengatur posisi ketinggian Z tempat rectangle dibuat. Untuk latihan 2D di bidang dasar, nilai 0 menjaga objek tetap pada bidang itu.
Opsi menempel. Rotation, Chamfer, Fillet, Width, Thickness, dan Elevation tetap berlaku untuk rectangle berikutnya. Kembalikan dengan mengisi nilainya ke 0.

Coba sendiri

Rectangle berikutnya miring terus padahal tidak diminta. Solusinya?

Opsi Rotation masih aktif. Ketik REC, klik titik, pilih R, isi 0.

Rectangle 1500 mm² dengan sisi X 50. Berapa sisi Y?

30, karena 1500 ÷ 50.

  • REC Enter. Klik dua pojok, atau pakai D (dimensi), A (luas).
  • Opsi seperti Rotation, Fillet, Width menempel sampai diisi 0.

Command ELLIPSE: elips, busur elips, dan isometric circle

Menentukan lebar dan tinggi

Ketik ELLIPSE lalu Enter untuk mulai membuat elips. Alias yang biasa dipakai adalah EL. Elips memiliki dua sumbu yang saling tegak lurus. Jarak dari pusat ke ujung sumbu adalah setengah sumbu; jangan tertukar dengan panjang penuh dari ujung ke ujung.

  1. Metode Center: pada prompt awal, ketik C, Enter untuk memilih pusat sebagai langkah pertama. Klik pusat elips. AutoCAD kemudian meminta endpoint of axis, yaitu ujung salah satu sumbu dari pusat.
  2. Misalnya, dari pusat arahkan kursor ke kanan dan tetapkan jarak 20. Prompt berikutnya meminta distance to other axis. Isi 10, Enter. Hasilnya memiliki panjang penuh 40 pada sumbu pertama dan 20 pada sumbu kedua.
  3. Metode Axis, End: mulai ELLIPSE dan tentukan dua ujung sumbu pertama. Jika jarak kedua ujungnya 30, itu panjang penuh sumbu pertama. Setelah itu isi jarak setengah sumbu kedua, misalnya 10, Enter.
  4. Arah dua titik pada sumbu pertama menentukan arah elips. Dua titik horizontal menghasilkan sumbu horizontal; dua titik miring menghasilkan elips yang ikut miring.

Pada ribbon, pilihan Center dan Axis, End berada di menu Ellipse. Jika tombol yang terlihat berbeda, nama command lengkap tetap dapat diketik sehingga kamu tidak perlu menebak ikon yang dimaksud.

Menggambar sebagian tepi elips

Elliptical Arc adalah sebagian tepi elips, bukan elips penuh yang kemudian dihapus sembarang. Kamu menentukan elips dasarnya terlebih dahulu, lalu bagian tepinya yang akan dipertahankan.

  1. Ketik ELLIPSE, Enter, lalu pilih Arc (A). AutoCAD sekarang menjalankan alur membuat busur elips.
  2. Tentukan bentuk elips memakai dua ujung sumbu, atau pilih Center (C) lalu tentukan pusat dan kedua ukuran setengah sumbunya seperti pada bagian sebelumnya.
  3. Saat diminta start angle, isi sudut awal; pada end angle, isi sudut akhir. Untuk elips dengan sumbu pertama mendatar ke kanan dan arah sudut standar, 0° ada di kanan, 90° di atas, 180° di kiri, dan 270° di bawah.
  4. Contohnya sudut awal 90 dan akhir 270 mempertahankan setengah elips di sisi kiri. Sudut Angle menunjukkan arah sinar dari pusat; pilihan Parameter adalah cara pengukuran lain dan tidak boleh dianggap sama untuk semua sudut.

Mengatur kepipihan elips

Rotation di dalam ELLIPSE adalah cara menentukan kepipihan elips dari sudut lingkaran yang dimiringkan; ini berbeda dari perintah ROTATE untuk memutar objek jadi. Isocircle dipakai pada gambar isometrik 2D, yaitu cara menggambarkan arah tiga dimensi pada bidang gambar datar.

OpsiFungsi
Rotation (R)Menggantikan radius sumbu kedua dengan sudut putar sebuah lingkaran terhadap sumbu pertama. 0 menghasilkan lingkaran penuh. Makin besar sudutnya, elips makin pipih. Sudut valid 0 sampai 89,4°. Mendekati 90° elips menjadi garis, sehingga ditolak
Isocircle (I)Lingkaran isometrik pada bidang isometrik yang aktif. Ketik I, klik titik pusat, lalu radius (atau D untuk diameter)
Gambaran 3D untuk Rotation: lingkaran yang diputar 45° di 3D lalu dilihat dari atas tampak sama dengan elips hasil Rotation 45. Rasio sumbu pendek terhadap sumbu panjang sama dengan cos sudut rotasi.
  • Mengaktifkan: opsi Isocircle hanya muncul saat isometric drafting aktif. Nyalakan lewat tombol Isodraft di status bar.
  • Mengganti arah: arah isocircle mengikuti isoplane yang aktif (Left, Top, Right). Ganti dengan F5 atau Ctrl+E, atau lewat dropdown tombol Isodraft.

Coba sendiri

Rotation diisi 0. Apa hasilnya?

Lingkaran penuh.

Opsi Isocircle tidak muncul di ELLIPSE. Penyebabnya?

Isometric drafting belum aktif. Nyalakan lewat tombol Isodraft di status bar.

Cara mengganti arah isocircle?

F5 atau Ctrl+E untuk berpindah antar isoplane.

  • EL Enter. Metode Center dan Axis, End. Busur lewat opsi Arc.
  • Rotation 0 = lingkaran, valid sampai 89,4°. Isocircle butuh isometric drafting aktif.

Command MOVE: memindahkan objek

Memindahkan pusat lubang ke titik tujuan

Misalnya, kamu ingin menggeser pelat tanpa mengubah ukurannya. Ketik MOVE, lalu tekan Enter. Alias yang biasa dipakai adalah M.

  1. Pilih objek yang akan dipindahkan dengan mengklik garis tepinya. Objek ditandai sebagai terpilih. Tekan Enter untuk mengakhiri tahap pemilihan; menekan Enter di sini belum memindahkan apa pun.
  2. Saat muncul Specify base point, tentukan titik acuan yang akan kamu pegang. Misalnya, klik pojok kiri bawah pelat. Titik itu disebut base point, bukan pusat yang wajib ada pada objek.
  3. Saat muncul Specify second point, tentukan tempat baru untuk titik acuan tersebut. Contohnya ketik @25,0, lalu Enter. Seluruh pelat berpindah 25 unit ke kanan; ukuran dan bentuknya tetap.

Menggeser sejauh jarak tertentu

Displacement berarti vektor perpindahan: berapa jauh bergeser pada sumbu X dan Y. Itu bukan nama titik yang dicari di gambar. Pada contoh dengan @, base point yang tadi dipilih menjadi acuan perpindahan.

KebutuhanCara
Jarak diketahui di sumbu X dan YSetelah seleksi objek diakhiri dengan Enter, saat diminta base point pilih Displacement dengan D, Enter. Saat diminta displacement, ketik 25,15, Enter. Angka ini vektor: 25 ke kanan dan 15 ke atas
Lurus ke kanan 25Displacement 25,0
Ke kiri 25 dan ke bawah 15Tanpa Displacement, klik base point bebas, lalu ketik @-25,-15 Enter
Lurus sajaAktifkan Ortho (F8), klik base point, arahkan kursor, ketik jaraknya 25 Enter

Koordinat relatif dan polar memberi cara pengetikan yang eksplisit jika kamu ingin menyatakan arah serta jarak tanpa bergantung gerak kursor.

Coba sendiri

Kamu mau memindahkan lingkaran tepat ke tengah lingkaran lain. Base point dan second point?

Center lingkaran yang dipindah, lalu Center lingkaran tujuan (Osnap Center).

Pindah 25 ke kanan dan 15 ke atas tanpa mengklik titik. Apa yang diketik?

Displacement: 25,15.

  • M Enter, pilih objek, base point, second point.
  • Jarak diketahui? Pakai Displacement atau Ortho dengan jarak diketik.

Command COPY: menggandakan objek

Menempatkan salinan pertama

Untuk membuat salinan objek, ketik COPY lalu Enter. Alias yang biasa dipakai adalah CO.

  1. Klik objek yang ingin digandakan, lalu tekan Enter untuk selesai memilih. Objek masih berada di tempat asal.
  2. Pada prompt Specify base point, klik titik acuan, misalnya pojok kiri bawah pelat. Pada Specify second point, klik tujuan atau ketik @25,0, lalu Enter.
  3. Sebuah salinan muncul 25 unit ke kanan; objek asli tetap ada. Jika command masih meminta titik berikutnya, kamu sedang memakai mode Multiple. Kamu dapat menaruh salinan lain, atau menekan Esc untuk mengakhiri perintah.

Saat pilihan mOde muncul, gunakan pilihan ini untuk mengatur apakah COPY berhenti setelah satu salinan atau tetap menunggu salinan berikutnya.

OpsiFungsi
Mode (O)Setelah pemilihan objek, pilih mOde dengan O sesuai prompt. Single menyelesaikan COPY sesudah satu salinan; Multiple menunggu tujuan salinan berikutnya. Mode memengaruhi perilaku pemanggilan berikutnya.
Undo (U)Membatalkan salinan terakhir saat COPY masih aktif; sumber awal tidak ikut dihapus.
Exit (E)Menyelesaikan COPY. Setelah selesai, gerak kursor tidak lagi menaruh salinan baru.

Membuat deretan dengan jarak tertentu

Array di dalam COPY membuat deretan salinan. Jumlah item sudah termasuk objek awal, jadi 4 item berarti objek asli dan 3 salinan. Fit menyebar jumlah item itu dari posisi awal sampai posisi terakhir, sehingga yang diketahui adalah jarak total, bukan jarak setiap pasangan.

KebutuhanCara
Jarak diketahuiSaat diminta base point, pilih Displacement (D), Enter, lalu isi vektor perpindahan, misalnya 24,0 (ke kanan), 0,14 (ke atas), atau 24,14 (kanan atas)
Lurus sajaAktifkan Ortho (F8), arahkan kursor, ketik jaraknya 24 Enter
DiagonalKoordinat relatif @24,14
Beberapa salinan berjarak samaSetelah objek dan base point dipilih, pada prompt second point pilih Array (A), Enter. Isi jumlah item 4, Enter. Tentukan arah dan titik kedua yang berjarak 7 dari base point, misalnya dengan @7,0. Hasilnya 4 item termasuk sumber, dengan jarak antarpusat/acuan 7.
Jarak total diketahuiSetelah memilih Array dan jumlah item, pilih Fit (F). Tentukan tujuan terakhir, misalnya @21,0 dari base point. Empat item disebar dari awal ke akhir; intervalnya 21 ÷ 3 = 7.
Contoh hitungan: lingkaran 3 mm dari tepi pada persegi panjang selebar 30. Jarak copy = 30 − 3 − 3 = 24.

Coba sendiri

Kamu mau 4 lingkaran berjarak 7 tanpa mengetik tiga kali. Opsinya?

Array: jumlah 4, jarak 7. Atau Fit dengan jarak total 21.

Copy hanya jalan sekali lalu command berakhir. Cara agar bisa berkali-kali?

Ubah mode ke Multiple lewat opsi Mode (O lalu M).

  • CO Enter, pilih objek, base point, second point.
  • Multiple untuk banyak salinan. Displacement, Array, dan Fit untuk jarak.

Command ROTATE: memutar objek 2D

Memilih engsel sebagai pusat putar

Ketik ROTATE, lalu Enter untuk memutar objek. Alias yang biasa dipakai adalah RO.

  1. Klik objek yang akan diputar, lalu Enter untuk selesai memilih.
  2. Pada Specify base point, klik titik yang akan menjadi poros. Jika kamu memilih pojok pelat, pojok itu tetap di tempatnya sementara bagian lain berputar mengelilinginya.
  3. Pada Specify rotation angle, ketik 45 lalu Enter. Dengan arah sudut standar pada UCS saat ini, objek berputar 45° berlawanan arah jarum jam. Ketik nilai negatif untuk arah kebalikan.

Memakai sudut acuan atau menyimpan salinan

Kedua pilihan ini ditawarkan setelah objek dan base point ditentukan. Copy mengubah apakah sumber tetap ada. Reference mengubah cara menyatakan sudut yang diketahui; kamu tidak perlu mencari objek bernama Reference.

OpsiFungsi
Copy (C)Saat diminta sudut setelah base point ditentukan, pilih C lalu Enter. Masukkan sudut. Hasil rotasi menjadi salinan dan objek asli tetap di posisi awal.
Reference (R)Saat diminta sudut, pilih R lalu Enter. Tentukan arah/sudut yang sekarang sebagai acuan, kemudian sudut yang diinginkan. Misalnya arah sekarang 20° dan target 90° berarti perubahan rotasi 70°. Pilihan Points membantu menyebut acuan dengan titik gambar.

Coba sendiri

Kamu mau memutar pintu 90° searah jarum jam. Sudut yang diketik?

-90 (sama dengan 270).

Kamu mau hasil rotasi tapi objek asli tetap. Opsinya?

Copy (C).

  • RO Enter, pilih objek, base point, sudut.
  • 0° kanan, 90° atas, berlawanan jarum jam. Negatif = searah jarum jam.

Command SCALE: memperbesar dan memperkecil objek

Memilih titik tetap dan faktor skala

Ketik SCALE, lalu Enter untuk mengubah ukuran objek. Alias yang biasa dipakai adalah SC.

  1. Klik objek yang ingin diubah ukurannya, lalu Enter.
  2. Pada Specify base point, pilih titik yang ingin kamu pertahankan posisinya. Contohnya, pilih pojok kiri bawah pelat agar pembesaran berlangsung menjauhi pojok itu.
  3. Saat diminta scale factor, yaitu pengali ukuran, ketik 2 lalu Enter. Panjang 10 menjadi 20 dan lebar 10 menjadi 20. Faktor 0.5 membuat setiap panjang menjadi setengahnya; faktor bukan ukuran panjang tujuan.

Setelah base point dipilih, command juga menawarkan Copy dan Reference. Keduanya mengubah cara operasi dilakukan, seperti dijelaskan berikut.

OpsiFungsi
Copy (C)Setelah memilih objek dan base point, pilih C saat diminta faktor skala. Hasil pembesaran/pengecilan menjadi salinan; objek awal tetap ada.
Reference (R)Setelah base point, pilih R lalu Enter. Tentukan panjang acuan yang sekarang, lalu panjang tujuan. Contoh: panjang acuan 10 dan tujuan 20 menghasilkan faktor 2. Ini lebih tepat daripada menebak faktor ketika dua panjang sudah diketahui.

Menyesuaikan ukuran simbol

Misalnya kamu perlu menyesuaikan ukuran sebuah salinan simbol. Pilih salinannya, jalankan SCALE, lalu gunakan titik pusat sebagai base point agar simbol membesar atau mengecil mengelilingi pusat tersebut. Jangan memilih objek asli jika hanya salinannya yang ingin diubah.

Untuk menampilkan detail benda lebih besar di kertas, bedakan ukuran geometri dan skala tampilan. Geometri di Model biasanya dibuat pada ukuran sebenarnya. Di tab Layout, sebuah viewport adalah jendela yang memperlihatkan Model pada skala tertentu. Kamu dapat menampilkan detail lebih besar melalui viewport tanpa memperbesar benda aslinya.

Ada juga cara lama membuat salinan detail lalu membesarkan salinan geometrinya. Jika cara ini dipakai, dimensi atau anotasi ukurannya harus diperiksa agar tetap menyatakan ukuran benda asli. Contoh: panjang asli 1,1 menjadi 5,5 pada salinan yang diperbesar 5 kali.

Untuk dimensi linear yang memang memakai salinan geometri berskala, pilih objek dimensinya lalu tekan Ctrl+1 untuk membuka Properties. Bagian Primary Units berisi pengaturan penyajian ukuran. Dimension scale linear adalah pengali nilai ukuran yang ditampilkan; 0.2 = 1 ÷ 5 dapat mengembalikan nilai 5,5 menjadi 1,1 pada pengaturan yang sesuai. Jangan menerapkannya ke semua dimensi atau viewport secara otomatis.

Jika banyak dimensi membutuhkan aturan yang sama, dimension style adalah kumpulan setelan dimensi yang dapat dipakai bersama. Gunakan style dan alur layout kantor agar tampilan besar di kertas tidak disalahartikan sebagai benda yang ukurannya memang lebih besar.

Coba sendiri

Detail diperbesar 5 kali, dimensi radius jadi 5,5 padahal aslinya 1,1. Solusinya?

Atur Dimension scale linear di Properties menjadi 0.2 (1 ÷ 5).

Reference: panjang acuan 2, panjang baru 1. Berapa skalanya?

0.5.

  • SC Enter, pilih objek, base point, faktor skala.
  • Reference: skala = baru ÷ acuan. Dimensi detail perlu Dimension scale linear.

Command OFFSET: menggeser objek dengan jarak tetap

Memilih jarak dan sisi penempatan

Untuk membuat garis atau kontur sejajar dengan jarak tertentu, ketik OFFSET, lalu Enter. Alias yang biasa dipakai adalah O.

  1. AutoCAD lebih dulu meminta offset distance, yaitu jarak antara objek sumber dan hasilnya. Ketik 3, lalu Enter.
  2. Pada Select object to offset, klik objek sumber, misalnya sisi lurus pelat. Pemilihan objek dilakukan setelah menentukan jarak, berbeda dari urutan MOVE.
  3. Pada Specify point on side to offset, klik sisi tempat salinan sejajar akan dibuat. Untuk hasil di sisi kanan, klik ruang di sebelah kanan garis. Untuk hasil di kiri, klik ruang di sebelah kirinya. Gunakan klik kiri mouse untuk memilih sisi. Klik itu memilih sisi; jarak tetap mengikuti angka 3 yang tadi diketik.
  4. Perintah dapat meminta objek lagi. Pilih objek berikutnya untuk mengulang, atau tekan Enter/Esc untuk selesai. Objek sumber tetap ada.

Menentukan layer salinan

Opsi berikut dipilih saat pilihannya muncul di command line. Source dan Current pada pilihan Layer menunjuk layer sumber objek atau layer yang sedang aktif; bukan dua objek baru di gambar.

OpsiFungsi
Through (T)Pilih T saat diminta jarak untuk memakai titik tujuan sebagai penentu jarak. Pilih objek sumber, lalu klik titik yang harus dilewati hasil offset. Titik itu dapat diambil dari Endpoint objek lain dengan Osnap.
Multiple (M)Mempertahankan pemilihan sumber agar offset dari objek tersebut dapat dibuat beberapa kali ke sisi yang dipilih, tanpa memanggil command baru untuk tiap hasil.
Layer (L)Pilih L pada tahap yang menawarkan Layer. Source menaruh hasil di layer milik objek sumber; Current menaruhnya di layer aktif yang sedang aktif. Ini menentukan layer untuk hasilnya, bukan jarak offset.

Membaca pelebaran lubang pada gambar potongan

Contoh lubang berikut dilihat dari samping dalam gambar potongan. Counterbore adalah pelebaran lubang bertingkat untuk tempat kepala baut. Garis tengah adalah acuan posisi lubang, sedangkan kedua dindingnya berada di sisi kiri dan kanan garis itu.

Lingkaran konsentris radius 30, 20, dan 17,5: offset 10 ke dalam, lalu 2.5 ke dalam. Perhatikan nilainya radius, bukan diameter.

Lubang baut: jarak dari tepi 15, diameter 9, counterbore diameter 15, kedalaman 5.

  1. Offset 15 dari tepi untuk garis tengah lubang.
  2. Offset 4.5 ke kiri dan kanan garis tengah (diameter 9).
  3. Offset 7.5 ke kiri dan kanan (counterbore diameter 15).
  4. Offset 5 ke bawah (kedalaman).
  5. Gunakan TRIM untuk membuang segmen berlebih. Pada Standard, pilih batas lalu Enter sebelum memilih segmen; pada Quick, objek yang sesuai sudah menjadi calon batas.
  6. Pilih garis tengah yang tadi dipakai sebagai acuan, lalu atur Linetype menjadi Center melalui Properties atau layer-nya. Perpanjang garis acuan 5 unit melewati bagian atas dan bawah agar terbaca sebagai sumbu. Jika sudah ada garis acuan dengan properti yang benar, jalankan MATCHPROP (alias MA). Pilih garis contoh yang propertinya ingin ditiru, kemudian garis yang akan menerima properti itu. Yang disalin adalah pengaturan tampilan yang terkait, bukan bentuk atau letak garis.

Coba sendiri

Lingkaran radius 30 mau jadi radius 20 dengan sekali offset. Jaraknya?

10, ke dalam.

Kamu mau offset sampai endpoint tertentu tanpa tahu jaraknya. Opsinya?

Through (T), lalu klik titiknya.

  • O Enter, jarak, klik objek, klik sisi.
  • Through untuk jarak tidak diketahui, Multiple untuk berulang, Layer untuk menentukan layer hasil.

Command MIRROR: mencerminkan objek

Menentukan garis tengah dengan dua titik

Ketik MIRROR, lalu Enter untuk membuat hasil cermin suatu objek. Alias yang biasa dipakai adalah MI.

  1. Pilih objek yang akan dicerminkan, kemudian Enter untuk selesai memilih.
  2. AutoCAD meminta first point of mirror line. Klik titik pertama sumbu cermin. Pada second point, klik titik kedua yang berbeda. Dua titik ini menentukan garis sumbu; garis bantu tersebut tidak harus sudah ada sebagai objek gambar.
  3. AutoCAD menanyakan Erase source objects?, yaitu apakah objek asal perlu dihapus. Ketik N lalu Enter untuk mempertahankan sumber bersama hasil cermin, atau Y lalu Enter untuk menyisakan hasil cermin saja. Baca default yang ditampilkan sebelum menerima jawaban kosong.

Memilih apakah objek asal dipertahankan

Sumbu cermin adalah garis acuan yang dibentuk dari dua titik pilihan. Misalnya, memakai midpoint sisi atas dan bawah pelat berarti memilih titik tengah kedua sisi itu sebagai dua titik sumbu, bukan memilih seluruh sisi sebagai objek yang dicerminkan.

  • Ortho (F8) membuat garis mirror pasti lurus horizontal atau vertikal.
  • Gambar simetris: gambar setengahnya, lalu mirror terhadap garis center.
  • Menggandakan lingkaran ke empat sudut dengan jarak sama dari tepi: mirror ke kanan memakai midpoint sisi atas dan bawah, pilih kedua lingkaran, lalu mirror lagi memakai midpoint sisi kiri dan kanan.

Coba sendiri

Kamu mau objek asli terhapus setelah dicerminkan. Jawaban untuk pertanyaan Erase source objects?

Y (Yes).

  • MI Enter, pilih objek, dua titik garis mirror.
  • Ortho untuk garis lurus. Enter = objek asli tetap.

Command TRIM: memotong objek

Memotong bagian yang melewati tepi

Cutting edge adalah objek yang dipakai sebagai batas potong. Misalnya ada garis horizontal melewati garis vertikal; garis vertikal dapat menjadi batas, dan bagian horizontal di sebelah kanannya ingin dibuang.

TRIM mempunyai mode Quick dan Standard. Itulah sebabnya tutorial kadang menampilkan urutan prompt yang berbeda. Perhatikan apakah command meminta batas dahulu atau langsung meminta bagian yang akan dipotong.

  1. Ketik TRIM lalu Enter. Untuk mengikuti contoh dengan batas yang dipilih sendiri, gunakan opsi Mode dan pilih Standard.
  2. Saat diminta memilih cutting edges, klik garis vertikal yang menjadi batas. Tekan Enter untuk menyatakan pemilihan batas selesai.
  3. Sekarang AutoCAD meminta objek/bagian yang akan dipotong. Klik bagian kanan garis horizontal, bukan garis vertikal batasnya. Bagian di sisi yang kamu klik dihapus sampai titik perpotongan; bagian di sisi lain tetap ada.
  4. Tekan Esc atau Enter untuk selesai. Jika potongan salah, gunakan pilihan Undo saat command masih aktif atau Undo setelah selesai.

Dalam mode Quick, semua objek yang memenuhi syarat menjadi calon batas sehingga kamu dapat langsung memilih bagian yang akan dipotong. Menahan Shift saat TRIM aktif membalik tindakan menjadi memperpanjang pada objek yang sesuai.

Bila batas potong terlalu pendek

Pilihan seperti Fence dan Crossing mengatur cara menunjuk objek atau segmen. Edge dan Project mengatur bagaimana AutoCAD menilai pertemuan geometrinya. Jadi munculnya opsi tersebut tidak berarti ada file atau halaman lain yang harus dibuka.

OpsiFungsi
Fence (F)Pilih F pada tahap pemilihan yang mendukungnya. Tentukan rangkaian titik sehingga garis bantu Fence melintasi objek target, lalu Enter. Fence adalah cara menunjuk beberapa target, bukan objek permanen baru.
Crossing (C)Pilih C lalu dua pojok area pemilihan. Objek atau segmen yang masuk atau dilintasi area diproses menurut command aktif. Periksa preview agar objek lain tidak ikut.
eRase (R)Menghapus objek yang dipilih sebagai satu objek, bukan memangkasnya sampai batas seperti tindakan TRIM biasa. Baca opsi aktif sebelum mengklik.
Undo (U)Membatalkan perubahan terakhir saat command masih aktif.
Edge (E)Pilih Extend untuk memperlakukan batas seolah diperpanjang sepanjang jalurnya ketika mencari titik temu. Garis batas aslinya tidak digambar ulang lebih panjang. Kembalikan ke No extend jika hanya ingin perpotongan nyata.
Project (P)Mengatur cara pertemuan dinilai pada objek 3D: None memakai pertemuan yang benar-benar terjadi di ruang gambar, UCS memakai proyeksi pada bidang XY UCS saat ini, dan View memakai arah pandangan. Untuk latihan datar biasa, jaga objek pada bidang yang sama dahulu.

Coba sendiri

Kamu mau memotong garis yang belum bertemu garis batas, tapi akan bertemu kalau diperpanjang. Opsinya?

Edge, lalu Extend (E, lalu E).

Kamu mau memperpanjang garis saat TRIM aktif. Caranya?

Tahan Shift lalu klik garisnya.

  • TR Enter, pilih batas, klik yang dipotong. Enter dua kali = semua jadi batas.
  • Fence, Crossing, eRase, Edge membantu. Edge menempel sampai dikembalikan.

Command EXTEND: memperpanjang objek

Memilih ujung yang perlu diperpanjang

Boundary edge adalah objek tujuan yang membatasi perpanjangan. Bayangkan garis horizontal berhenti sebelum mencapai garis vertikal: garis horizontal adalah objek yang diperpanjang, sedangkan garis vertikal adalah tujuannya.

  1. Ketik EXTEND lalu Enter. Untuk urutan memilih tujuan terlebih dahulu, gunakan opsi Mode dan pilih Standard.
  2. Saat diminta memilih boundary edges, klik garis vertikal tujuan. Tekan Enter untuk mengakhiri tahap ini.
  3. Sekarang klik garis horizontal dekat ujung yang ingin diperpanjang. Ujung yang dipilih memanjang sampai menyentuh batas. Jika diklik dekat ujung kiri padahal batas ada di kanan, arah yang dimaksud dapat tidak sesuai.
  4. Jika ada dua batas berurutan di depan garis, pemilihan berikutnya dapat memperpanjang ke batas berikutnya yang memenuhi syarat. Tekan Enter atau Esc untuk selesai.

Pada mode Quick, objek yang sesuai sudah menjadi calon batas sehingga kamu dapat langsung memilih ujung garis. Shift saat EXTEND aktif mengubah tindakan menjadi pemotongan seperti TRIM; bagian yang diklik tetap menentukan hasil.

Bila ada beberapa batas tujuan

Boundary tetap berarti batas tujuan. Edge Extend memperbolehkan perpanjangan imajiner batas itu untuk mencari titik temu; ia tidak membuat garis tujuan baru. Project dipakai untuk menilai hubungan objek ketika gambar tidak berada pada bidang yang sama.

OpsiFungsi
Fence (F)Pilih F pada tahap pemilihan yang mendukungnya. Tentukan rangkaian titik sehingga garis bantu Fence melintasi objek target, lalu Enter. Fence adalah cara menunjuk beberapa target, bukan objek permanen baru.
Crossing (C)Pilih C lalu dua pojok area pemilihan. Objek atau segmen yang masuk atau dilintasi area diproses menurut command aktif. Periksa preview agar objek lain tidak ikut.
Edge (E)Pilih Extend untuk memperlakukan batas seolah diperpanjang sepanjang jalurnya ketika mencari titik temu. Garis batas aslinya tidak digambar ulang lebih panjang. Kembalikan ke No extend jika hanya ingin perpotongan nyata.
Undo (U)Membatalkan perubahan terakhir saat command masih aktif.
Project (P)Mengatur cara pertemuan dinilai pada objek 3D: None memakai pertemuan yang benar-benar terjadi di ruang gambar, UCS memakai proyeksi pada bidang XY UCS saat ini, dan View memakai arah pandangan. Untuk latihan datar biasa, jaga objek pada bidang yang sama dahulu.

Coba sendiri

Dua garis tidak bertemu dan tidak ada objek di depannya. Kamu mau memperpanjang sampai titik temu. Opsinya?

Edge, Extend.

Kamu mau memotong dengan EXTEND. Caranya?

Tahan Shift lalu klik garisnya.

  • EX Enter, pilih tujuan, klik yang diperpanjang. Enter dua kali = select all.
  • Edge Extend untuk titik temu imajiner. Shift membalik ke TRIM.

Command FILLET: radius di pertemuan dua objek

Membulatkan pertemuan dua garis

Ketik FILLET, lalu Enter untuk membulatkan sudut. Alias yang biasa dipakai adalah F.

  1. Saat diminta memilih objek pertama, ketik R lalu Enter untuk membuka pilihan Radius. AutoCAD sekarang meminta ukuran lengkungan. Ketik 5, lalu Enter.
  2. AutoCAD kembali meminta objek pertama. Klik salah satu garis di dekat sudut yang ingin dibulatkan, lalu klik garis kedua di dekat sudut yang sama.
  3. Lengkungan yang menyinggung kedua garis terbentuk. Bila pilihan Trim aktif, bagian garis di sudut yang digantikan lengkungan ikut dipotong. Radius 5 berarti radius busur 5 unit, bukan panjang sisi pelat 5.

Memilih radius dan mempertahankan garis lama

Pilihan Radius mengatur ukuran busur. Trim mengatur nasib garis lama di sudut. Polyline menerapkan operasi ke jalur yang memang sudah satu objek polyline, bukan ke sembarang kumpulan garis yang terlihat bersambung.

OpsiFungsi
Undo (U)Membatalkan pasangan fillet terakhir dalam alur yang masih aktif; periksa kembali sudut sebelum meneruskan.
Polyline (P)Pilih P lalu satu polyline yang memiliki sudut sesuai. Operasi diterapkan ke sudut-sudut yang memenuhi syarat pada jalur itu. Sekumpulan LINE terpisah tidak otomatis dianggap satu polyline.
Radius (R)Pilih R, Enter, masukkan radius, Enter. AutoCAD kembali meminta objek. Angka ini mengatur besar busur fillet berikutnya.
Trim (T)Pilih T lalu Trim atau No trim. Trim memotong bagian ujung garis lama yang digantikan busur; No trim mempertahankan garis lamanya bersama busur baru.
Multiple (M)Pilih M agar command tetap aktif setelah satu pasangan. Kamu dapat memilih pasangan lain dan mengubah Radius lewat opsi yang tersedia.

Tips dan jebakan

Setelan command dapat tetap dipakai saat perintah itu dijalankan lagi. Jika hasil berbeda dari contoh, baca nilai Radius serta pilihan Trim yang aktif sebelum memilih objek lagi.

  • Setelah memakai No trim, kembalikan ke Trim lewat T, kalau tidak fillet berikutnya juga tidak memotong.
  • Opsi Polyline hanya untuk polyline. Periksa jenis objek di Properties. Jika masih beberapa LINE terpisah, bentuk dulu polyline melalui alur JOIN/PEDIT yang sesuai; garis yang sekadar tampak menempel belum tentu sudah menjadi satu polyline.
  • Objek tidak harus tersambung: garis yang bertemu kalau diperpanjang, garis yang saling melewati, bahkan dua lingkaran atau garis dengan arc bisa langsung di-fillet tanpa dipotong dulu.
  • Posisi klik menentukan hasil. Klik di bagian garis atau arc yang berbeda menghasilkan fillet yang berbeda.

Coba sendiri

Fillet radius 5 sudah dibuat. Langkah tercepat untuk fillet lain dengan radius sama?

F Enter, lalu klik dua objek. Radius terakhir terpakai.

Sudut asli tidak terpotong setelah fillet. Kenapa?

Opsi No trim aktif. Ganti ke Trim lewat T.

  • F Enter, R radius, klik dua objek.
  • Trim, Multiple, Polyline. Posisi klik mempengaruhi hasil.

Command CHAMFER: sisi miring di pertemuan dua garis

Memilih dua tepi secara berurutan

Chamfer adalah potongan sudut berbentuk garis miring, berbeda dari fillet yang membulat. Bayangkan dua sisi pelat bertemu di sudut siku; sebagian ujung kedua sisi diganti dengan garis miring penghubung.

Ketik CHAMFER lalu Enter. Alias yang umum dipakai adalah CHA. Pada prompt pemilihan garis pertama, kamu dapat memilih metode berikut.

  1. Distance, dua jarak: ketik D, Enter. Isi jarak pertama 2, Enter, kemudian jarak kedua 5, Enter. AutoCAD kembali meminta garis pertama. Klik sisi yang harus mendapat jarak 2, lalu klik sisi yang harus mendapat jarak 5. Sudut miring terbentuk berdasarkan urutan itu.
  2. Angle, satu jarak dan sudut: mulai CHAMFER, ketik A lalu Enter. Isi jarak pada garis pertama, misalnya 3, Enter, lalu sudut terhadap garis tersebut, misalnya 25, Enter. Klik garis yang menjadi acuan jarak dan sudut terlebih dahulu, kemudian garis pasangannya.

Garis pertama boleh horizontal, vertikal, atau miring. Yang penting, pilih garis yang sesuai dengan acuan dimensi. Jadi bukan aturan “harus horizontal dulu”; membalik urutan memindahkan acuan jarak/sudut dan dapat mengubah hasilnya.

Menentukan ukuran potongan miring

Distance dan Angle adalah cara menentukan ukuran sisi miring. Trim mengatur apakah bagian ujung garis lama ikut dipotong. Multiple mempertahankan command agar kamu dapat mengerjakan beberapa sudut tanpa memanggilnya berulang.

OpsiFungsi
Undo (U)Membatalkan chamfer terakhir dalam alur command yang masih aktif.
Polyline (P)Pilih P lalu satu polyline untuk menerapkan ukuran chamfer pada sudut-sudut yang sesuai di jalur tersebut. Pastikan objek benar-benar polyline di Properties.
Distance (D)Pilih D, Enter, isi jarak pada garis pertama, Enter, lalu jarak pada garis kedua, Enter. Sesudahnya pilih kedua garis sesuai urutan acuan ukuran.
Angle (A)Pilih A, Enter, isi jarak pada garis pertama lalu sudut terhadap garis pertama. Setelah prompt kembali ke pemilihan objek, klik garis acuannya dahulu.
Trim (T)Trim membuang ujung garis lama yang diganti sisi miring. No trim mempertahankan ujung garis asli bersama garis chamfer baru.
mEthod (E)Memilih apakah ukuran berikutnya ditentukan dengan Distance atau Angle. Huruf kapital pada opsi menunjukkan huruf pilihan di command line.
Multiple (M)Menjaga command tetap aktif agar beberapa sudut dapat dikerjakan. Baca nilai metode dan Trim sebelum memilih pasangan berikutnya.

Tips dan jebakan

Baca “garis pertama” sebagai garis acuan ukuran pertama, bukan selalu garis horizontal. Klik sisi di dekat sudut yang memang ingin dikerjakan dan periksa preview sebelum menerima hasil.

  • Metode terakhir dan pilihan Trim atau No trim tetap berlaku untuk chamfer berikutnya. Kembalikan ke Trim setelah memakai No trim.
  • Opsi Polyline hanya untuk polyline. Untuk membuat semua sudut berukuran 1 x 1: pastikan jalur sudah berupa satu polyline melalui alur JOIN/PEDIT yang sesuai (lihat bab JOIN), CHA, D isi 1 dan 1, P, klik objeknya.
  • Garis tidak harus tersambung. Garis yang bertemu kalau diperpanjang, atau yang saling melewati, bisa langsung di-chamfer tanpa dipotong dulu. Klik bagian garis yang ingin dipertahankan, kalau yang diklik sisa garisnya hasilnya ada di tempat lain.

Coba sendiri

Chamfer 3 x 25° hasilnya terbalik. Apa penyebabnya?

Urutan klik garis. Pilih dulu garis yang sesuai acuan jarak/sudut pada gambar.

Kamu mau chamfer di semua sudut persegi panjang sekali klik. Langkahnya?

JOIN jadi polyline (J), CHA, tentukan jarak dengan D, pilih P, klik objeknya.

  • CHA Enter. Distance = dua jarak, Angle = panjang dan sudut.
  • Metode dan Trim menempel sampai diganti.

Command HATCH: arsiran

Mengarsir bahan pada gambar potongan

Bayangkan gambar potongan pelat dengan sebuah lubang. Hatch adalah pola arsiran yang mengisi bagian material; lubang dapat dibiarkan kosong. Boundary berarti batas area arsiran, bukan nama sebuah layer.

  1. Ketik HATCH lalu Enter. Pada antarmuka dengan ribbon, tab sementara Hatch Creation muncul karena kamu sedang membuat arsiran. Tab ini berbeda dari tab biasa seperti Home.
  2. Pilih metode Pick internal points, yaitu menentukan area dengan mengklik bagian dalamnya. Klik di dalam pelat, di luar lubang. AutoCAD mencoba menemukan garis pembatas di sekeliling titik yang dipilih dan menampilkan preview arsiran.
  3. Pada tab Hatch Creation, Pattern memilih bentuk pola. Misalnya ANSI31 adalah pola garis miring yang umum dipakai sebagai contoh arsiran potongan.
  4. Hatch Pattern Scale mengatur ukuran/jarak pola, bukan memperbesar pelat. Nilai lebih kecil umumnya membuat goresan pola yang sama lebih rapat. Angle memutar arah polanya relatif terhadap sudut bawaan pattern.
  5. Periksa preview: apakah area yang diisi benar, lubang sesuai, dan jarak garis terbaca. Setelah sesuai, gunakan Close Hatch Creation atau penyelesaian yang ditawarkan command. Arsiran kini menjadi objek pada gambar.

Pada sebagian versi, pengaturan hatch muncul dalam kotak dialog. Cari pilihan boundary, pattern, scale, dan angle di sana. Tampilan pengaturannya mungkin berbeda, tetapi kamu tetap memilih area dan mengatur pola arsiran yang sama.

Menjaga lubang tetap kosong

Pick internal points menentukan area dari titik yang diklik di dalamnya. AutoCAD mencari pembatas di sekitar titik itu. Jika ada lingkaran atau teks di dalam batas luar, bagian tersebut dapat dikenali sebagai island, yaitu pulau atau area dalam yang pengarsirannya diatur terpisah.

Select objects berarti kamu memilih objek pembatas secara langsung. Contohnya, memilih rectangle hanya memasukkan batas luarnya. Jika lingkaran di dalamnya juga harus menjadi batas lubang, pilih lingkaran tersebut juga sebagai bagian dari boundary set, yaitu kumpulan pembatas yang dipakai.

Island Detection menentukan cara memperlakukan area dalam. Dengan Normal dan batas dalam yang terdeteksi atau terpilih, lubang pada contoh pelat dapat tetap kosong. Dengan Ignore, pulau dapat diabaikan. Jadi bukan aturan “Pick selalu melewati lubang, Select selalu mengarsir semuanya”. Periksa preview sebelum menyelesaikan.

Untuk dua komponen berbeda yang berdampingan pada gambar potongan, kamu dapat membedakan arsiran melalui arah atau kerapatan sesuai standar gambar yang dipakai. Pilih hatch komponen kedua, lalu ubah Angle atau Scale pada pengaturan hatch. Komponen pertama tidak ikut berubah jika hatch-nya merupakan objek terpisah.

Coba sendiri

Ada teks di dalam area yang harus tetap bersih. Metode mana?

Pick internal points.

Dua bagian potongan berdampingan harus beda arah arsiran. Caranya?

Ubah Angle (mis. 90) dan atau scale pada arsiran bagian kedua.

  • H Enter, klik di dalam area, atur Pattern, Scale, Angle.
  • Pick internal points tidak mengarsir teks dan lubang. Select objects mengarsir semuanya.

Coordinate playground

Start at 0,0. Choose a coordinate system, enter values, and add a point to see the resulting line.

Portfolio

DARRYL'S LITTLE CORNER OF THE COSMOS

Curious mind.
Hands-on maker✦

Darryl Muhammad Hilmi Rachmadi

Automation & control engineering graduate. Turning control theory into working hardware, thoughtful interfaces, and things you can actually learn from.

Bandung, Indonesia · Exploring what's next
Darryl at his graduation
CREW MEMBER: DARRYL

Hello, Earth!

HOME BASEPolman BandungD-IV · 2022–2026
ACADEMIC ORBIT3.62 / 4.00Graduating GPA
OVERSEAS CHAPTERAsia UniversityTaiwan · 91.58 / A+
COMMUNICATIONTOEIC 785Indonesian · English · basic Mandarin

01 / MISSION LOG

Built with curiosity.

Real prototypes. A little wiring.
A lot of learning by doing.

Water plant teaching module with tanks, piping, and a control cabinetOCT 2025

MISSION 02 / PLC & MONITORING

A small plant.
A practical classroom.

Water-level and temperature automation using an Omron CP1H PLC and a Node-RED dashboard. The completed project was donated to SMKN 1 Cimahi as an interactive learning module.

Omron CP1HNode-REDWater plant
A look inside ↗
PLC and internal wiring inside the water plant control panel

Control-panel wiring from the water plant project.

Embedded-systems teaching aid with electronic components and interfacesAPR–JUL 2024

MISSION 03 / EMBEDDED SYSTEMS

A playground
for little signals.

An educational platform for prototyping and testing embedded systems with ESP32 and STM32 microcontrollers, custom PCB design, and integrated peripherals.

ESP32 / STM32PCB designLoRa
What's on board? ↗

LoRa wireless communication, DC motor, stepper and servo actuators, plus keypad and OLED interfaces. Designed for practical learning, integration, and experimentation.

Teaching activities with elementary-school students during KKNCOMMUNITY SERVICE · KKN

MISSION 04 / CIBULUH, SUBANG

Learning together.
Giving something back.

About three weeks of community service in Cibuluh Village, Subang Regency, combining a clean-water source monitoring prototype with practical support for village activities.

Water monitoring prototypeTeachingCommunity service
Explore the KKN activities ↗

Worked on the design and development of a clean-water source monitoring prototype. Other activities included assisting local well construction, teaching elementary-school students, and helping organize community events.

02 / PLACES I'VE LEARNED

A few stops along the way.

Field experience ⌁

FEB–JUL 2025 · INDONESIA
PT Arsy Solution Pratama

Assistant Engineer · industrial internship

Hands-on BMS and HVAC work under engineering supervision: DDC pairing, EcoStruxure Building Operation migration, HMI data binding, troubleshooting, documentation, CAD input-list checks, and Factory Acceptance Testing.

SEP 2024–JAN 2025 · TAIWAN
New Yu Ming Group

AI Digital Transformation Implementation

Industry learning and mentored digital-transformation activities. Developed a website prototype for YUFA Technology and explored IoT, SCADA, and automation through industry exposure.

Education ✦

2022–2026 · BANDUNG
Politeknik Manufaktur Bandung

D-IV · Automation & Mechatronics Engineering

GPA 3.62 / 4.00. Coursework in instrumentation, data acquisition, control systems, PLC/HMI, SCADA, and electrical systems.

2024–2025 · TAIWAN
Asia University

Computer Science & Information Engineering · student exchange

Average score 91.58 (A+). Studied industrial IoT, deep learning, AI and cloud applications, Windows programming, and HMI.

03 / TOOLKIT & LITTLE MILESTONES

More than circuit boards.

Technical toolkit

PLC · SCADA · HMIPID & Fuzzy controlESP32 · STM32IoT dashboardsPCB developmentElectrical troubleshootingCommissioning & testing

People & community

Student Representative, IISMA Asia University · Team Leader, Global Youth Nusantara · Head of Strategic Studies, HIMAMO.

Community service in Cibuluh, Subang brought engineering and everyday village life together.

Software & tools

A peek inside the digital toolbox.

Engineering & automation
AutoCAD logo
AutoCAD2D drafting
SOLIDWORKS logo
SOLIDWORKS3D mechanical design
Proteus logo
ProteusCircuit simulation
CX-One logo
CX-OneOmron automation tools
EcoStruxure logo
EcoStruxureBuilding automation
FluidSIM logo
FluidSIMPneumatic simulation
MATLAB logo
MATLABModelling & computation
Code & IoT
Arduino logo
ArduinoMicrocontroller development
Python logo
PythonProgramming
Node-RED logo
Node-REDConnected workflows
InfluxDB logo
InfluxDBTime-series data
Grafana logo
GrafanaMonitoring dashboards
Design & business
Premiere Pro logo
Premiere ProVideo editing
CorelDRAW logo
CorelDRAWGraphic design
Odoo logo
OdooBusiness applications
Best Project Innovation

Global Youth Nusantara
Kuala Lumpur · 2024

Bronze Medal

ASEAN Virtual Student Opinion Competition
Poster · 2023

Rank 2 · AOI Pipeline

PyTorch project
Asia University · 2024

Outstanding Student

Department level · Polman Bandung
2025

Master of Ceremony

FUSE National Competition
2024

IISMA Student Representative

Asia University
2024

OPEN A COMMUNICATION CHANNEL

Let's make something
worth figuring out✦

Always happy to talk about control systems, hands-on learning, and the next interesting problem.

Email Darryl ↗Find me on LinkedIn ↗

Made of curiosity, a few wires, and a little stardust. ✦

A LITTLE PAW FROM YOUR CORNER OF THE COSMOS

How would you like to say hi?

Two tiny cats. Two ways to make Darryl's day.

Only Darryl can read your greeting. One greeting per browser per day. Names and messages are optional to share; please leave out phone numbers and sensitive information. Anonymous usage statistics help improve this site.