Jalur belajar dari dasar sampai gambar kelistrikan. Klik node kuning untuk membuka bab atau menandai statusnya. Node putus-putus belum punya catatan, jadi belum ada halamannya.
Ulas hari ini
Coba ingat jawabannya dulu, baru balik kartu. Kartu yang sulit muncul lagi lebih cepat, yang sudah kuat jaraknya makin jauh. Maksimal 5 kartu baru per hari.
Cheat sheet AutoCAD
Semua command dan sistem koordinat yang sudah dipelajari. Ketik untuk menyaring.
Command
Shortcut
Fungsi
Topik
LINE
L
Membuat garis, bisa bersambung. Opsi Undo (U) dan Close (C)
Mengenal AutoCAD: fungsi, kelebihan, dan kekurangan
Sebelum belajar command, kenali dulu AutoCAD: apa itu, untuk apa, dan di mana batasnya.
Setelah bab ini kamu bisa
Menjelaskan apa itu AutoCAD dan fungsinya
Membedakan AutoCAD dengan software untuk assembly dan simulasi
Menyebut kelebihan dan kekurangannya
Apa itu AutoCAD
Autodesk juga membuat software teknik populer lain, yaitu Inventor dan Revit. Dulu insinyur menggambar di kertas dengan pensil dan penggaris, sekarang cukup di AutoCAD. Butuh garis, ada command LINE. Butuh lingkaran, ada CIRCLE.
AutoCAD hanya alat bantu. Jenis garis, ketebalan garis, dan aturan gambar teknik lain tetap harus kamu pahami, kalau tidak AutoCAD tidak bisa dipakai maksimal. Bab properti garis membahas sebagian di antaranya.
AutoCAD bukan untuk apa
Kebutuhan
Software
Membuat desain 2D dan 3D
AutoCAD
Assembly, simulasi, analisis
Inventor (Autodesk), atau software lain seperti SolidWorks
Singkatnya, AutoCAD adalah software CAD saja: bukan CAM (pembuatan program mesin) dan bukan CAE (simulasi dan analisis).
Kelebihan dan kekurangan
Kelebihan
Untuk banyak bidang gambar teknik. Manufaktur (komponen otomotif, mesin produksi), sipil (rumah, bangunan, pemetaan tanah), interior (meja, kursi, kitchen set), dan benda fungsional seperti troli dan box conveyor.
2D dan 3D. Kecuali AutoCAD LT yang hanya 2D. Gambar 3D berguna untuk program CNC, 3D printing (simpan ke format STL), dan visualisasi untuk orang yang tidak bisa membaca gambar 2D. Ada banyak format simpan lain.
Render langsung di AutoCAD. Tersedia material seperti kayu, batu, dan metal.
Presisi tinggi. Presisi sampai 8 angka di belakang koma.
Layar kerja sangat luas. Dari komponen kecil sampai perumahan dan perkotaan, semua dalam satu layar kerja.
Banyak dipakai di dunia kerja. Buku dan pelatihannya mudah dicari, dan skill ini menambah daya saing saat melamar kerja.
Kekurangan
Tidak untuk assembly, simulasi, dan analisis. Untuk itu Autodesk punya Inventor.
Command awalnya sulit. Membuat garis berarti menentukan panjang dan arah saat itu juga. Memperpanjang atau memperpendek garis tidak cukup dengan mengubah angka di Properties. Pakai command seperti TRIM atau EXTEND.
Tips dan jebakan
TIPSSoal mengubah panjang garis. Jawaban komunitas Autodesk menyebut field Length untuk objek LINE tidak bisa diedit di Properties pada AutoCAD bawaan. Pilihannya: command LENGTHEN (belum dibahas di bab lain), atau ubah posisi Start dan End point.
TIPSGambar kelistrikan. AutoCAD biasa cukup untuk latihan dasar layout panel dan diagram. Untuk kerja serius, Autodesk punya AutoCAD Electrical, dan EPLAN juga banyak dipakai.
Coba sendiri
Tulis 3 gambar yang ingin kamu buat. Tandai mana yang cukup dengan AutoCAD dan mana yang butuh software lain.
Buka AutoCAD-mu dan cek versinya. AutoCAD LT hanya bisa 2D.
Kamu mau menguji kekuatan sebuah rangka dengan simulasi. Cukup pakai AutoCAD?
Tidak. AutoCAD hanya untuk membuat desain. Untuk simulasi dan analisis, pakai software lain seperti Inventor.
Kamu mau mencetak desain 3D dengan 3D printer. Simpan ke format apa?
STL.
Tampilan AutoCAD: nama-nama bagiannya
Mengenal nama bagian membuat tutorial dari buku, web, dan video lebih mudah diikuti. Tampilan bisa sedikit beda tergantung versi dan workspace.
Setelah bab ini kamu bisa
Menyebut nama bagian tampilan AutoCAD
Berpindah workspace dan antar-dokumen
Membaca status bar, command line, dan ikon UCS
Bagian atas layar
Bagian
Fungsi
Application menu
Pojok kiri atas. Isi: Open, Save, Save As, Import, Export
Quick Access Toolbar
New, Open, Save, Save As, Plot, Undo, Redo. Tool bisa ditambah atau dikurangi lewat dropdown
Title bar
Judul dokumen (mis. Drawing1) dan versi AutoCAD
Menu bar
Command dikelompokkan per fungsi: Draw untuk menggambar, Dimension untuk dimensi
Tab menu dan ribbon panel
Tab (Home, Solid, Surface, dst). Panel di bawahnya berganti sesuai tab yang dipilih
File tabs
Pindah antar dokumen. Tombol + membuka dokumen baru
Bagian tengah dan bawah
Bagian
Fungsi
Viewport controls
View Control (Top, Front, dst) dan Visual Style Control (mis. 2D Wireframe, Conceptual)
ViewCube
Memutar dan mengubah pandangan gambar 3D
Navigation bar
Tool navigasi seperti Pan dan Zoom. Boleh ditutup
Layar kerja
Area terluas, tempat membuat desain 2D dan 3D
Command line
Tempat mengetik command dan membaca panduan langkah berikutnya
UCS icon
Pojok kiri bawah. Arah sumbu x, y, z, acuan arah perpindahan dan garis. Gambar 2D hanya x dan y
Tab Model dan Layout
Berpindah antara layar kerja dan layar layout
Status bar
Koordinat kursor dan tombol Ortho, Polar Tracking, dst. Biru = aktif, abu-abu = nonaktif. Tombol Customization di kanan bawah untuk menambah atau mengurangi isinya
Workspace dan dokumen baru
Empat workspace: Drafting & Annotation, 3D Basics, 3D Modeling, AutoCAD Classic.
Ganti lewat Workspace Switching di status bar, atau menu Tools, Workspace.
Di 3D Modeling, menu bar tersembunyi. Munculkan lewat dropdown di samping Quick Access Toolbar, Show Menubar.
Layar awal: Start Drawing membuka dokumen baru. Tanpa memilih template, yang dipakai adalah template terakhir. Dokumen baru juga bisa dari ikon New, File, New, atau Application menu.
Coba sendiri
Di mana kamu mengetik command dan membaca panduan langkah berikutnya?
Command line, di bawah layar kerja.
Pengaturan awal AutoCAD: workspace, tampilan, penyimpanan, dan satuan
Semua ini opsional. AutoCAD bisa langsung dipakai. Ikuti yang membuatmu nyaman, sisanya cukup diingat.
Setelah bab ini kamu bisa
Mengatur dan menyimpan workspace sendiri
Menampilkan atau menyembunyikan bagian tampilan
Mengatur proyeksi, format simpan, warna, dan satuan
Workspace dan menu bar
Workspace
Cocok untuk
AutoCAD Classic
Tampilan AutoCAD versi lama
Drafting & Annotation
Tampilan modern, command 2D saja
3D Basics
Gambar 3D sederhana
3D Modeling
Lengkap: 2D dan 3D
Menu bar: dropdown di samping Quick Access Toolbar, Show atau Hide Menubar. Atau ketik MENUBAR Enter, lalu 1 (tampil) atau 0 (sembunyi).
Simpan workspace: perubahan tab dan panel tidak tersimpan otomatis. Workspace Switching, Workspace Settings: pilih Automatically save workspace changes, atau Do not save changes.
Supaya workspace bawaan tidak berubah: Workspace Switching, Save Current As, beri nama. Hasilnya workspace custom.
Ribbon dan elemen tampilan
Tab ribbon: klik kanan di area tab atau ribbon, Show Tabs, hapus centang tab yang tidak dipakai.
Panel: klik kanan, Show Panels. Panel juga bisa digeser.
File tabs: klik kanan layar kerja, Options, tab Display, Display file tabs. Kalau file tabs hilang, mulai dari sini.
Viewport controls: Options, tab 3D Modeling, Display the viewport controls. Berguna untuk mengganti view dengan cepat.
ViewCube: klik tanda minus di depan View Control, hapus centang ViewCube. Navigation bar diatur dengan cara yang sama atau langsung ditutup. Keduanya jarang dipakai karena zoom dan pan bisa langsung dengan mouse.
Tab Model dan Layout: Options, Display, Display Layout and Model tabs. Tampil secara bawaan.
Background putih membantu saat bekerja di luar ruangan. Warna ribbon diubah lewat Color scheme (Dark atau Light) di tab Display.
Crosshair size: ukuran maksimal berguna untuk menarik garis bantu ke objek lain, misalnya di denah luas.
Ada tombol Restore di kotak dialog Colors untuk mengembalikan ke pengaturan awal.
Proyeksi
Ada dua standar proyeksi: Amerika (Third angle, bawaan AutoCAD) dan Eropa (First angle). Ganti lewat kotak dialog Drafting Standard: klik kanan tab Layout, Drafting Standard Setup, atau ketik VIEWSTD. Pengaturan ini berlaku untuk drawing view baru yang dibuat dari model 3D, bukan yang sudah ada.
Proyeksi
Pandangan depan diproyeksikan ke atas menjadi
Amerika (Third angle)
Pandangan atas
Eropa (First angle)
Pandangan bawah
Ikuti standar tempat kerjamu. Pilih proyeksi yang dipakai di kantor atau sekolahmu.
Penyimpanan dan plot
Format simpan: Options, Open and Save, Save as. Pilih versi DWG, mis. 2013. File versi 2013 tidak bisa dibuka di AutoCAD 2010. Kalau tim masih memakai versi lama, pilih versi lama.
Printer default: Options, Plot and Publish, Default output device. Di kantor dengan printer tetap, pilih printer itu. Tanpa printer, pilih PDF (Adobe PDF atau AutoCAD PDF) lalu cetak PDF-nya di mana saja.
Satuan gambar
Template bawaan ada Architectural, Civil, dan Manufacturing, masing-masing versi Imperial (inci) dan Metric (mm). Template buatan sendiri diatur sendiri.
Cek satuan: ketik DWGUNITS Enter (di sebagian versi: -DWGUNITS). Daftar bernomor muncul: 1 = inci, 2 = kaki, 3 = mm, 4 = cm, 5 = dm, 6 = m.
Ubah: ketik nomor satuannya, lalu Enter sampai selesai. Di akhir ada pertanyaan Scale objects in current drawing. Jawab Yes, angka ikut berubah (30 mm menjadi 3 cm, ukuran fisiknya tetap sama).
Satuan
Persegi panjang yang sama
mm
30 x 20
cm
3 x 2
inci
1,18 x 0,79
TIPSDWGUNITS dan UNITS berbeda. UNITS hanya mengatur format tampilan (desimal, presisi). DWGUNITS mengganti satuan gambar sekaligus menskalakan isinya.
Coba sendiri
Susunan ribbon yang kamu atur hilang saat AutoCAD dibuka lagi. Kenapa dan solusinya?
Perubahan workspace tidak tersimpan otomatis. Pilih auto-save di Workspace Settings, atau simpan lewat Save Current As.
Menjalankan command dan sistem koordinat
Dasar untuk semua gambar teknik: cara memanggil command, cara mengikuti panduannya, dan tiga cara menentukan titik.
Buka menu sesuai kelompok fungsinya, lalu klik command
Draw, lalu Line
Ribbon / toolbar
Cari dan klik ikon command
Ikon Circle
Command line
Ketik nama command atau shortcut, lalu Enter
L Enter, C Enter
Menu bar mengelompokkan command berdasarkan fungsi: Draw untuk membuat gambar, Modify untuk mengubah gambar, Dimension untuk garis dimensi.
Menjalankan command: ikuti command line
Setelah command aktif, baca teks di command line. Itu panduan langkah berikutnya. Prinsipnya sama untuk semua command.
LINE (L Enter)
Klik titik pertama (bebas, atau klik titik referensi objek lain).
Klik titik berikutnya. Garis terbentuk dan bisa disambung terus.
Opsi: ketik U untuk membatalkan titik terakhir, C untuk menutup ke titik awal. Opsi juga bisa langsung diklik.
Selesai tanpa menutup: tekan Enter atau Esc.
CIRCLE (C Enter)
Klik titik pusat.
Ketik radius, misalnya 5, lalu Enter.
Opsi di command line dipilih dengan mengetik huruf kapitalnya (Undo = U, Close = C) lalu Enter.
Tiga sistem koordinat
Absolut
Relatif
Polar
Format
x,y
@dx,dy
@jarak<sudut
Acuan
Titik asal layar kerja (0,0)
Titik sebelumnya
Titik sebelumnya
Isi nilai
Posisi x dan y
Selisih sumbu x dan y
Jarak lurus dan sudut
Titik pertama?
Bisa
Tidak bisa
Tidak bisa
Absolut: x,y
Dipakai untuk titik dengan koordinat asli di layar kerja. Nilai z otomatis 0 untuk gambar 2D, jadi cukup perhatikan x dan y.
0,0garis mulai dari titik asal10,0titik kedua garis di x=10, y=00,0pada MOVE: pusat lingkaran pindah ke titik asal
Relatif: @dx,dy
Tidak bisa untuk titik pertama, karena butuh titik sebelumnya. Pada MOVE dan COPY, base point jadi titik acuannya. Tanda minus berarti ke kiri (x) atau ke bawah (y).
@10,510 ke kanan, 5 ke atas@10,0garis lurus ke kanan@0,5garis lurus ke atas@-10,0garis lurus ke kiri@0,-5garis lurus ke bawah
Contoh COPY: base point di pusat lingkaran, lalu @10,5 menghasilkan salinan 10 ke kanan dan 5 ke atas.
Polar: @jarak<sudut
Simbol < menandai sudut. Sudut 0° mengarah ke kanan (arah jam 3). Jarak adalah garis lurus antara dua titik, bukan jarak di sumbu x atau y.
@10<010 ke kanan@5<905 ke atas@10<18010 ke kiri@5<2705 ke bawah@10<4510 ke kanan atas, sudut 45°. Pada MOVE: memindahkan objek 10 dengan sudut 45°
Berlaku di semua command. Kapan pun command minta titik, boleh klik atau ketik salah satu dari tiga sistem ini, tidak hanya di LINE, MOVE, dan COPY.
Tips dan jebakan
Lupa @ membuat nilai dibaca sebagai absolut, bukan relatif.
Di polar, pemisah jarak dan sudut adalah <, bukan koma.
Titik pertama garis harus diklik atau absolut.
SALAH10,5 untuk titik kedua. Dibaca absolut, bukan selisih.
BENAR@10,5 untuk 10 ke kanan dan 5 ke atas.
SALAH@10,30 untuk jarak 10 sudut 30°. Dibaca relatif.
BENAR@10<30. Pemisahnya tanda <.
TIPSDirect distance entry. Aktifkan Ortho (F8) atau Polar Tracking (F10), klik titik pertama, arahkan kursor ke arah garis, ketik panjangnya, lalu Enter. Cara tercepat untuk garis lurus.
TIPSDynamic Input aktif? Pada pengaturan bawaan AutoCAD terbaru, angka untuk titik kedua dan seterusnya sudah dibaca relatif, jadi @ tidak wajib. Untuk absolut, awali dengan #, misalnya #10,0.
Coba sendiri
Persegi panjang 10 x 5 dengan relatif: L Enter, 0,0, @10,0, @0,5, @-10,0, C.
Segitiga sama sisi sisi 10 dengan polar: L Enter, klik titik awal, @10<0, @10<120, C.
Lingkaran radius 5 di titik asal (C, 0,0, 5), lalu COPY ke @10,5 dan MOVE dengan @10<45.
Garis dari titik 0,0 ke kanan atas 45° sepanjang 8. Apa yang diketik untuk titik kedua?
Ketik @8<45, lalu Enter.
Bolehkah titik pertama garis diketik dengan @? Kenapa?
Tidak. Relatif dan polar butuh titik sebelumnya sebagai acuan. Titik pertama diklik atau diketik absolut.
Alat bantu menggambar: Ortho, Osnap, tracking, dan grid
Fitur-fitur ini mempercepat menggambar, tapi bisa menyusahkan kalau menyala di saat yang salah. Kenali fungsinya supaya tahu kapan harus dimatikan.
Setelah bab ini kamu bisa
Membedakan Ortho, Osnap, dan Snap, dan tahu kapan mematikannya
Menangkap titik objek dengan osnap
Memakai tracking untuk garis sejajar dan sudut tertentu
Fitur sekilas
Fitur
Fungsi
Aktifkan
Ortho
Kursor lurus horizontal atau vertikal
F8 atau ikon status bar
Osnap
Menangkap titik objek yang sudah ada
F3 atau ikon status bar
Object Snap Tracking
Garis tracking dari titik osnap
F11
Polar Tracking
Garis tracking di kelipatan sudut
F10
Dynamic Input
Info di samping kursor
Status bar
Grid, Snap
Kotak di layar, kursor terkunci ke kotak
Status bar
Semua pengaturan ada di Drafting Settings: ketik DS Enter. Status bar lebih cepat untuk menyalakan dan mematikan.
Ortho: gerakan pasti lurus
Berguna untuk garis lurus, memindahkan objek (MOVE) secara lurus, dan membuat garis MIRROR yang hasilnya pasti lurus. Ikon berwarna biru berarti aktif, putih berarti mati. Matikan kalau butuh garis miring atau bebas.
Osnap dan temporary osnap
Osnap hanya bekerja saat command sedang aktif. Pilih mode lewat dropdown di samping ikon, atau lewat Object Snap Settings di tab Object Snap (ada Select All dan Clear All). Jangan centang semuanya, simbolnya jadi terlalu ramai di layar. Saran: aktifkan Endpoint, Midpoint, Center, Geometric Center, Quadrant, dan Intersection, sisanya pakai temporary osnap.
Simbol osnap yang paling sering dipakai. Warna merah = penanda yang muncul di dekat kursor.
Mode
Menangkap
Contoh pakai
Endpoint
Ujung garis
Sambung garis ke ujung garis lain
Midpoint
Titik tengah garis
Mulai gambar dari tengah sisi
Center
Pusat lingkaran
Garis dari pusat lingkaran
Geometric Center
Titik tengah polyline tertutup
Pusat persegi panjang
Quadrant
Titik kanan, kiri, atas, bawah lingkaran
Garis menyentuh sisi lingkaran
Intersection
Titik potong dua garis
Gambar dari titik potong
Apparent Intersection
Titik temu dua garis jika diperpanjang
Lingkaran di titik temu garis yang belum bertemu
Extension
Garis tracking di perpanjangan garis atau objek
Ujung garis baru lurus dengan garis lain
Tangent
Titik singgung pada lingkaran
Garis menyinggung dua lingkaran
Perpendicular
Titik yang membuat garis tegak lurus 90°
Tegak lurus pada garis miring, di mana pun diklik
Parallel
Garis tracking sejajar garis referensi
Arahkan kursor ke garis referensi, lalu kembali
Node
Objek Point, ujung garis dimensi
Lingkaran di ujung garis dimensi
Insert
Titik insert teks atau block
Persegi panjang dari titik insert block
Nearest
Titik di objek yang paling dekat dengan kursor
Jarang dipakai, posisinya tidak pasti
Temporary osnap: sekali pakai
Tahan Shift lalu klik kanan untuk membuka menu. Mode yang dipilih dari sini hanya berlaku untuk satu klik. Tiga pilihan khusus menu ini:
Temporary Track Point: klik titik referensi, lalu gerakkan kursor untuk memakai garis tracking dari titik itu. Contoh: lingkaran baru tepat lurus di sebelah kanan lingkaran pertama.
Mid Between 2 Points: klik dua titik, objek dibuat tepat di tengah keduanya.
From: titik dengan jarak tertentu dari titik referensi. Contoh: CIRCLE, Shift+klik kanan, From, klik pusat lingkaran pertama, ketik @100,0. Lingkaran baru berada 100 mm di kanannya.
Polar Tracking dan Object Snap Tracking
Arahkan kursor ke dua titik osnap, tanpa klik, sampai muncul garis tracking dari masing-masing. Saat kursor lurus dengan keduanya, klik di titik pertemuan garis tracking itu.
Garis dari sudut 1 (mendatar) dan sudut 2 (tegak) bertemu di titik tempat lingkaran dibuat.
Polar Tracking (F10)
Menampilkan garis tracking di setiap kelipatan sudut. Pilih kelipatan lewat dropdown di samping ikon (45, 90, 10, dan seterusnya). Untuk sudut tambahan: Tracking Settings, centang Additional angles, klik New, ketik sudutnya (misalnya 70), OK.
Kelipatan 45° (abu-abu) plus sudut tambahan 70° (merah putus-putus).
Dynamic Input, Grid, dan Snap
Menampilkan panduan command dan properti objek (misalnya panjang dan kemiringan garis) di samping kursor. Opsional dan jarang dipakai.
Grid dan Snap
Grid hanya menampilkan kotak-kotak di layar kerja.
Snap mengunci kursor ke titik pertemuan grid, jadi geraknya patah-patah. Efeknya tetap ada walau grid dimatikan.
Atur lewat dropdown di samping ikon, pilih Snap settings. Spasi 10 x 10 berarti satu kotak = 10 x 10 mm. Major line every 5 berarti tiap 5 kotak ada garis lebih tebal.
Tips dan jebakan
Kursor tidak bisa miring? Cek Ortho.
Kursor bergerak patah-patah? Cek Snap, walau grid sudah mati.
Layar penuh simbol osnap? Kurangi mode yang dicentang, pakai temporary osnap untuk sisanya.
TIPSOsnap dan Snap bukan hal yang sama. Osnap (F3) menangkap titik dari objek. Snap (F9) mengunci kursor ke titik grid.
TIPSShortcut lain: F7 untuk Grid, F9 untuk Snap, F12 untuk Dynamic Input. Menahan Shift saat menggambar membalik status Ortho sementara.
Coba sendiri
Gambar persegi panjang dan lingkaran. Aktifkan Endpoint, Midpoint, Center, Quadrant, lalu buat garis yang menyambung ke tiap titik itu.
Buat garis miring. Gambar garis tegak lurus dengan Perpendicular, lalu garis sejajar dengan Parallel.
Gambar dua lingkaran, lalu garis yang menyinggung keduanya dengan Tangent.
Aktifkan Polar Tracking, tambah sudut 70, lalu gambar garis tepat 70°.
Buat lingkaran kedua 100 mm di kanan lingkaran pertama dengan From dan @100,0.
Kursor bergerak patah-patah padahal grid sudah dimatikan. Apa yang dicek?
Snap. Efeknya tetap ada walau grid mati.
Kamu butuh garis tepat 90° terhadap garis miring. Ortho atau Perpendicular?
Perpendicular. Ortho hanya mengunci lurus horizontal atau vertikal.
Properti garis: tipe, ketebalan, warna, skala, dan By Layer vs By Block
Mengatur tampilan garis supaya sesuai standar gambar teknik.
Setelah bab ini kamu bisa
Mengubah linetype, lineweight, dan warna garis
Memperbaiki garis putus-putus yang terlihat aneh
Membedakan ByLayer dan ByBlock
Linetype, lineweight, dan color
Tiga linetype yang sering dipakai: garis utuh, garis sumbu, garis tersembunyi.
Pilih garis, lalu pilih Linetype di panel Properties (Center, Hidden, Continuous, dst).
Jenis yang dibutuhkan tidak ada di daftar? Pilih Other, atau ketik LT Enter untuk membuka Linetype Manager.
Klik Load, pilih jenisnya (mis. Hidden atau Dashed), OK. Sekarang jenis itu muncul di daftar.
Lineweight: ketebalan
Pilih garis, atur Lineweight di panel Properties. Contoh: garis utama 0.5, garis center dan hidden 0.3.
Untuk melihat bedanya: ketik LW Enter, centang Display Lineweight, OK. Atau klik tombol Lineweight di status bar.
Tombol tidak ada di status bar? Klik ikon Customization di pojok kanan bawah, lalu centang Lineweight.
Matikan Display Lineweight saat menggambar, terutama gambar kompleks, karena performa AutoCAD menurun. Nyalakan sesekali untuk mengecek.
Color: warna
Pilih garis, lalu pilih warna di panel Properties.
Linetype scale: kalau putus-putus aneh
Linetype normal untuk objek berukuran sedang. Kalau objek di-scale jadi sangat besar, garis putus-putus terlalu rapat. Kalau jadi sangat kecil, hidden terlalu panjang dan center terlihat seperti garis utuh.
Cakupan
Cara
Semua garis (global)
Ketik LTS Enter, isi nilai (mis. 0.1). Atau LT, klik Show details, isi Global scale factor
Satu garis saja
Pilih garis, klik kanan, Properties, isi Linetype scale (mis. 0.1, atau 0.07 untuk goresan lebih pendek)
Saat print di layout (paper space)
Ketik PSLTSCALE Enter, isi 0, lalu REGEN. Atau LT, Show details, hapus centang paper space units, lalu REGEN
ByLayer vs ByBlock
Kalau properti garis diatur ke ByLayer, tampilannya mengikuti pengaturan layer. Layer 0 adalah layer bawaan AutoCAD. Ubah warna dan linetype layer di Layer Properties, semua garis ByLayer di layer itu ikut berubah. Penjelasan layer lebih detail ada di bab Layer.
ByLayer vs ByBlock pada block
Block dibuat dengan
Tampil mengikuti
Bisa diubah di Properties?
Cara mengubah
ByLayer, dibuat di layer biasa (mis. Layer 1)
Layer asal (Layer 1)
Tidak
Ubah pengaturan Layer 1
ByBlock
Layer tempat block ditaruh (mis. Layer 2)
Ya
Ubah di panel Properties, di mana pun block berada
ByLayer, dibuat di Layer 0
Layer tempat block ditaruh
Tidak
Ubah pengaturan layer tempat block berada
Saran: saat membuat block, atur properti objeknya ke ByBlock supaya tampilan block bisa diatur di mana pun ia ditaruh.
SALAHMengubah warna block ByLayer lewat Properties. Tidak ada efeknya.
BENARUbah pengaturan layer asalnya, atau buat block dengan ByBlock.
Tips dan jebakan
TIPSBiarkan properti ByLayer, atur lewat layer. Satu perubahan di layer langsung berlaku ke semua garis di dalamnya. Ini kebiasaan standar di gambar teknik.
TIPSNyambung ke gambar listrik: pisahkan layer untuk power, control, dan label, lalu beri tiap layer warna dan linetype sendiri.
Coba sendiri
Gambar persegi panjang 100 x 60 dan garis tengah. Ubah garis tengah ke Center (0.3, abu-abu), lalu gambar garis Hidden di dalamnya.
Perbesar gambarnya 10 kali. Perbaiki garis putus-putus dengan LTS.
Buat dua persegi panjang, satu ByLayer dan satu ByBlock, jadikan block (B). Taruh di layer lain yang warnanya berbeda dan bandingkan tampilannya.
Objek di-scale 0.1 dan garis center tampak seperti garis utuh. Sebutkan dua cara memperbaikinya.
Block dibuat ByLayer di Layer 1, lalu ditaruh di Layer 2. Warna diubah lewat Properties tapi tidak berubah. Kenapa, dan harus ubah di mana?
Block ByLayer mengikuti layer asalnya, jadi ubah pengaturan Layer 1. Kalau ingin bisa diubah lewat Properties, buat block dengan ByBlock.
Layer dan Layer Properties
Layer memisahkan objek ke lapisan berbeda supaya gambar mudah dikelola.
Setelah bab ini kamu bisa
Membuat, mengaktifkan, dan menghapus layer
Membedakan On/Off, Freeze, dan Lock
Mengontrol layer cepat dari panel Layer
Fungsi layer
Tujuannya mempermudah mengelola gambar. Contoh:
Garis dimensi mengganggu? Off layer dimension, garis dimensi tidak tampil.
Mau hapus semua kecuali garis utama? Lock layer garis utama, seleksi semua, Delete.
Untuk gambar sederhana layer terasa kurang penting. Untuk gambar bangunan atau mesin, layer sangat membantu. Daftar layer bisa dilihat di dropdown panel Layer atau di Layer Properties Manager (ikon atau LA).
Membuat, mengaktifkan, menghapus
Buat: klik kanan, New Layer, atau ikon New Layer, atau Alt+N. Ketik namanya.
Aktifkan: klik dua kali layer sampai ada centang hijau, atau pilih lalu klik Set Current. Objek baru masuk ke layer aktif.
Hapus: pilih layer, lalu ikon Delete Layer, atau klik kanan Delete Layer, atau tombol Delete.
Opsi di Layer Properties
Opsi
Fungsi
On/Off (lampu)
Tampil atau tidak di layar kerja. Objek masih bisa diseleksi
Freeze
Dibekukan: tidak tampil dan tidak bisa diseleksi
Lock (gembok)
Terlihat, tapi objeknya tidak bisa diedit atau dihapus
Color, Linetype, Lineweight
Properti garis untuk layer. Lineweight terlihat saat Display Lineweight aktif
Plot (printer)
Layer ikut dicetak atau tidak. Tanda merah = tidak dicetak. Terbukti di Plot Preview
Off vs Freeze: dua persegi panjang, satu di layer Off dan satu Freeze. Ctrl+A: yang Off masih terseleksi, jadi masih bisa digeser atau dihapus walau tak terlihat. Yang Freeze tidak ikut terseleksi.
Properti garis objek bisa ByLayer (ikut layer) atau diatur manual. Lihat bab properti garis.
Kontrol cepat dari panel Layer
Dropdown layer di panel adalah cara termudah mengatur layer. Klik lampu, Freeze, Lock, atau warna di depan nama layer. Klik nama layer untuk mengaktifkannya. Tidak bisa membuat atau menghapus layer dari sini.
Ikon panel
Cara pakai
Make Current
Klik ikon, klik objek: layer objek itu jadi aktif
Lock / Unlock
Klik ikon, klik objek: seluruh layer objek itu terkunci atau dibuka
Freeze
Klik ikon, klik objek: layer-nya dibekukan
Isolate / Unisolate
Kunci semua layer kecuali layer objek terpilih. Enter untuk selesai. Unisolate mengembalikan
Off
Klik ikon, klik objek: layer-nya Off
Match Layer
Pilih objek yang mau dipindah dulu, klik ikon, lalu klik objek tujuan. Objek pertama pindah ke layer objek tujuan
Urutan bebas: boleh buat layer dulu baru menggambar, atau menggambar dulu baru memisahkan objek ke layer. Hasilnya sama.
Coba sendiri
Objek di layer A tidak terlihat tapi tetap ikut terseleksi saat Ctrl+A. Layer A diatur ke Off atau Freeze?
Off. Pada Freeze, objek tidak terseleksi.
Kamu mau menghapus semua objek kecuali garis utama. Langkahnya?
Lock layer garis utama, seleksi semua, lalu Delete.
Command LINE: membuat garis, panjang, dan kemiringan
LINE adalah command yang paling sering dipakai untuk menggambar. Ia membuat garis lurus (horizontal, vertikal, atau miring), bukan garis melengkung.
Setelah bab ini kamu bisa
Mengaktifkan dan menjalankan LINE
Menentukan panjang garis dengan beberapa cara
Menentukan kemiringan garis
Membuat garis
Aktifkan LINE. Ikonnya sama di semua workspace.
Klik titik pertama. Untuk titik referensi seperti endpoint dan midpoint, Osnap harus aktif (lihat bab alat bantu).
Klik titik berikutnya. Titik kedua jadi titik pertama garis berikutnya.
Opsi di command line: U membatalkan titik terakhir, C menutup ke titik pertama. Bisa diklik atau diketik.
Titik pertama juga bisa diketik, misalnya koordinat absolut 11,40 (lihat bab koordinat).
Panjang garis
Kebutuhan
Cara
Panjang 50, arah bebas
Arahkan kursor, ketik 50, Enter
Garis lurus
Aktifkan Ortho (F8), arahkan kursor, ketik panjang. Contoh: 25 ke kanan lalu 25 ke atas
AutoCAD versi lama (tanpa input panjang langsung)
Relatif: @25,0 lalu @0,25. Polar: @25<0 lalu @25<90
Kemiringan garis
Kebutuhan
Cara
Dibantu Polar Tracking
Aktifkan F10, klik kanan ikonnya, pilih kelipatan sudut (mis. 45) atau Tracking Settings, Additional angles. Arahkan kursor sampai garis tracking hijau muncul, lalu ketik panjang
Panjang dan sudut sekaligus
Koordinat polar, mis. @20<20
Sudut saja, panjang bebas
Ketik <25 Enter. Garis terkunci di 25° (ke atas atau ke bawah), lalu klik titik bebas
Contoh latihan
Objek 1: mulai dari kiri atas.
Ke bawah 25, ke kanan 35.
Garis miring: @15<40.
Ke atas dengan tinggi sama seperti garis kiri: arahkan kursor ke titik awal sampai garis tracking hijau muncul (Object Snap Tracking), tarik ke kanan sampai bertemu, klik.
Objek 2: mulai dari kanan atas.
Ke kiri 40, ke bawah 25, ke kanan 30.
Kunci kemiringan: ketik <30 Enter.
Arahkan kursor ke endpoint sampai muncul garis tracking, klik, lalu tutup dengan C Enter.
Coba sendiri
Kamu mau garis terkunci di kemiringan 25° tapi panjangnya masih bebas. Apa yang diketik?
<25, lalu Enter.
Command CIRCLE: enam cara membuat lingkaran
CIRCLE punya enam metode. Pilih yang sesuai kebutuhan.
Setelah bab ini kamu bisa
Mengaktifkan CIRCLE dengan metode tertentu
Memilih metode yang tepat dari enam pilihan
Berpindah metode di tengah command
Enam metode
Metode
Langkah
Catatan
Center, Radius
Klik pusat, ketik radius (mis. 10)
Paling sering dipakai
Center, Diameter
Klik pusat, ketik diameter (mis. 25)
Dari Center, Radius: ketik D Enter, lalu isi diameter
2P (2 Point)
Klik dua titik
Jarak dua titik = diameter. Contoh: endpoint kiri dan kanan garis sepanjang 20, diameter 20
3P (3 Point)
Klik tiga titik
Lingkaran melewati tiga titik, mis. tiga endpoint
TTR (Tan, Tan, Radius)
Klik dua objek, ketik radius
Menyinggung dua objek, mis. radius 10 menyinggung garis vertikal kiri dan horizontal bawah
TTT (Tan, Tan, Tan)
Klik tiga objek
Menyinggung tiga objek, mis. lingkaran di tengah segitiga tanpa melewati garisnya
Metode Tan memakai fitur tangent dari osnap, hanya menyinggung tidak memotong.
Coba sendiri
Kamu mau lingkaran yang menyinggung tiga garis sekaligus. Metodenya?
TTT (Tan, Tan, Tan).
Command POLYGON: segi banyak beraturan
POLYGON membuat segi banyak dengan panjang semua sisi sama: segitiga, segi empat, segi lima, segi enam, dan seterusnya.
Setelah bab ini kamu bisa
Mengaktifkan dan menjalankan POLYGON
Memilih Inscribed atau Circumscribed
Membuat poligon dari panjang sisi (Edge)
Dua metode
Metode Center. Ada lingkaran bantu imajiner yang tidak terlihat.
Aktifkan POLYGON, ketik jumlah sisi (mis. 6), Enter. Jumlah sisi terakhir jadi bawaan, jadi cukup Enter kalau sama.
Klik titik center.
Pilih I (Inscribed in circle) atau C (Circumscribed about circle).
Ketik radius lingkaran bantu (mis. 12), Enter.
Metode Edge. Panjang sisi yang ditentukan.
Aktifkan POLYGON, ketik jumlah sisi.
Pilih E (Edge).
Klik titik awal satu sisi.
Titik kedua: klik bebas, atau ketik panjangnya (mis. 12) lalu Enter. Versi lama: @12,0.
Inscribed vs Circumscribed vs Edge
Segi enam dengan angka dimensi 12 bisa punya tiga ukuran berbeda, tergantung metode:
Metode
Posisi poligon
12 diukur dari
Center, Inscribed
Di dalam lingkaran bantu, sudutnya menyentuh lingkaran
Center ke sudut
Center, Circumscribed
Di luar lingkaran bantu, tengah sisinya menyentuh lingkaran
Center ke tengah sisi
Edge
Tidak ada lingkaran bantu
Panjang tiap sisi
Metode Center (Inscribed dan Circumscribed) yang paling umum dipakai.
Coba sendiri
Segi enam dengan jarak 12 dari center ke tengah sisi. Metode dan pilihannya?
Center, lalu Circumscribed about circle, radius 12.
Command JOIN: menyambung objek jadi polyline
Sederhana dipakai, tapi manfaatnya besar. JOIN menyambung dua garis atau lebih, atau menggabungkan objek yang ujungnya saling terhubung (garis, arc, dan lainnya) menjadi satu polyline.
Setelah bab ini kamu bisa
Menjalankan JOIN dengan dua urutan berbeda
Menyebut kelebihan objek hasil JOIN
Memperkirakan layer dan style hasil JOIN
Kelebihan polyline hasil JOIN
FILLET dan CHAMFER sekali klik. Pilih opsi Polyline, klik objek, semua sudut ikut. Tanpa JOIN harus satu per satu.
OFFSET langsung rapi, ke dalam atau ke luar.
Bisa jadi 3D solid saat EXTRUDE. Garis yang tidak di-JOIN hanya menghasilkan surface. Objek yang sudah tertutup (polygon, circle, rectangle) langsung solid. Alternatifnya REGION.
Ukuran file lebih kecil. Contoh gambar sederhana: 72 KB jadi 69 KB. Gambar mesin atau bangunan selisihnya lebih besar, dan lebih ringan dibuka.
Layer dan style yang berbeda
Hasil JOIN mengikuti objek yang diklik pertama: layer, linetype, dan warna.
Diklik pertama
Hasil
Garis di layer 1
Semua masuk layer 1
Garis putus-putus
Semua jadi putus-putus
Garis berwarna cyan
Semua jadi cyan
Coba sendiri
Garis dari layer 2 diklik dulu, lalu garis dari layer 1, kemudian di-JOIN. Hasil masuk layer mana?
Layer 2, karena objek yang diklik pertama menentukan.
Command RECTANGLE: persegi dan persegi panjang
RECTANGLE membuat persegi atau persegi panjang. Ukurannya bisa ditentukan lewat dimensi atau luas.
Setelah bab ini kamu bisa
Membuat rectangle bebas, dengan dimensi, atau dengan luas
Memutar rectangle dan memberi chamfer atau fillet langsung
Mengembalikan opsi yang masih menempel
Cara pakai
Aktifkan lewat menu Draw, Rectangle, ikon di ribbon (satu tempat dengan Polygon, expand dulu), atau ketik REC Enter.
Rectangle bebas: klik pojok pertama, lalu klik pojok yang berseberangan.
Dengan dimensi: setelah pojok pertama, ketik D Enter, panjang sumbu X 50 Enter, lebar sumbu Y 30 Enter, lalu klik arah (kanan atas, kiri atas, kiri bawah, atau kanan bawah).
Dengan luas: setelah pojok pertama, ketik A Enter dan luasnya 1500 Enter. Pilih L (Length), ketik 50, sisi Y otomatis 30. Atau pilih W (Width), ketik 50, sisi X otomatis 30.
Opsi lain
Opsi
Fungsi
Rotation (R)
Memiringkan rectangle, mis. 45, lalu klik titik kedua
Chamfer (C)
Dua jarak chamfer, mis. 3 dan 3, di semua ujung
Fillet (F)
Radius di semua ujung, mis. 3
Width (W)
Lebar garis rectangle, mis. 3 mm
Thickness (T)
Ketebalan 3D, terlihat saat gambar diputar
Elevation (E)
Ketinggian 3D, mis. 10 mm lebih tinggi dari rectangle biasa
Opsi menempel. Rotation, Chamfer, Fillet, Width, Thickness, dan Elevation tetap berlaku untuk rectangle berikutnya. Kembalikan dengan mengisi nilainya ke 0.
Coba sendiri
Rectangle berikutnya miring terus padahal tidak diminta. Solusinya?
Rectangle 1500 mm² dengan sisi X 50. Berapa sisi Y?
30, karena 1500 ÷ 50.
REC Enter. Klik dua pojok, atau pakai D (dimensi), A (luas).
Opsi seperti Rotation, Fillet, Width menempel sampai diisi 0.
Command ELLIPSE: elips, busur elips, dan isometric circle
ELLIPSE membuat elips, busur elips, dan lingkaran isometrik.
Setelah bab ini kamu bisa
Membuat elips dengan metode Center dan Axis, End
Membuat busur elips dengan sudut awal dan akhir
Memakai opsi Rotation dan Isocircle
Cara pakai
Aktifkan lewat menu Draw, Ellipse, ikon Ellipse di ribbon (dropdown-nya berisi Center, Axis End, dan Elliptical Arc), atau ketik EL Enter.
Metode
Langkah
Center
Klik titik pusat. Arahkan sumbu pertama (aktifkan Ortho kalau mau horizontal), ketik radiusnya 20 Enter, lalu radius sumbu kedua 10 Enter. Hasilnya elips dengan radius horizontal 20 dan vertikal 10
Axis, End
Klik titik akhir pertama sumbu, lalu titik akhir kedua (jaraknya diameter sumbu pertama, mis. 30 ke kanan), lalu jarak ke sumbu kedua sebagai radius, mis. 10
Sumbu pertama boleh horizontal, vertikal, atau miring. Sudutnya menentukan sudut elips.
Busur elips
Pilih ikon Elliptical Arc di dropdown, atau ketik EL Enter lalu A.
Pilih Axis End atau Center (C).
Dengan Center: klik titik pusat, tentukan radius sumbu pertama dan sumbu kedua.
Tentukan sudut awal dan sudut akhir.
Sudut dihitung dari kanan: 0° kanan, 90° atas, 180° kiri, 270° bawah. Contoh setengah elips: sudut awal 90, sudut akhir 270.
Rotation dan isocircle
Opsi
Fungsi
Rotation (R)
Menggantikan radius sumbu kedua dengan sudut putar sebuah lingkaran terhadap sumbu pertama. 0 menghasilkan lingkaran penuh. Makin besar sudutnya, elips makin pipih. Sudut valid 0 sampai 89,4°. Mendekati 90° elips menjadi garis, sehingga ditolak
Isocircle (I)
Lingkaran isometrik pada bidang isometrik yang aktif. Ketik I, klik titik pusat, lalu radius (atau D untuk diameter)
Gambaran 3D untuk Rotation: lingkaran yang diputar 45° di 3D lalu dilihat dari atas tampak sama dengan elips hasil Rotation 45. Rasio sumbu pendek terhadap sumbu panjang sama dengan cos sudut rotasi.
Mengaktifkan: opsi Isocircle hanya muncul saat isometric drafting aktif. Nyalakan lewat tombol Isodraft di status bar.
Mengganti arah: arah isocircle mengikuti isoplane yang aktif (Left, Top, Right). Ganti dengan F5 atau Ctrl+E, atau lewat dropdown tombol Isodraft.
Coba sendiri
Rotation diisi 0. Apa hasilnya?
Lingkaran penuh.
Opsi Isocircle tidak muncul di ELLIPSE. Penyebabnya?
Isometric drafting belum aktif. Nyalakan lewat tombol Isodraft di status bar.
Cara mengganti arah isocircle?
F5 atau Ctrl+E untuk berpindah antar isoplane.
EL Enter. Metode Center dan Axis, End. Busur lewat opsi Arc.
MOVE memindahkan objek, bisa dengan titik presisi atau dengan jarak.
Setelah bab ini kamu bisa
Memindahkan objek dengan base point dan second point
Memindahkan dengan jarak (displacement)
Memindahkan lurus dengan Ortho
Cara pakai
Ketik M Enter (atau menu Modify, Move, atau ikon).
Pilih objek, lalu Enter. Urutannya boleh dibalik: pilih objek dulu, baru aktifkan MOVE.
Klik base point (titik awal), lalu klik second point (titik tujuan).
Untuk posisi akurat, aktifkan Osnap lalu klik titik tertentu, misalnya endpoint daun pintu ke endpoint tujuannya, atau Center ke Center untuk menaruh lingkaran tepat di tengah lingkaran lain. Kalau cukup memindahkan saja, klik sembarang.
Pindah dengan jarak
Kebutuhan
Cara
Jarak diketahui di sumbu X dan Y
Setelah memilih objek, ketik D Enter (atau langsung Enter), lalu 25,15 Enter. Objek pindah 25 ke kanan dan 15 ke atas
Lurus ke kanan 25
Displacement 25,0
Ke kiri 25 dan ke bawah 15
Tanpa Displacement, klik base point bebas, lalu ketik @-25,-15 Enter
Lurus saja
Aktifkan Ortho (F8), klik base point, arahkan kursor, ketik jaraknya 25 Enter
AutoCAD versi lama belum bisa mengetik jarak langsung, jadi pakai koordinat relatif atau polar.
Coba sendiri
Kamu mau memindahkan lingkaran tepat ke tengah lingkaran lain. Base point dan second point?
Center lingkaran yang dipindah, lalu Center lingkaran tujuan (Osnap Center).
Pindah 25 ke kanan dan 15 ke atas tanpa mengklik titik. Apa yang diketik?
Displacement: 25,15.
M Enter, pilih objek, base point, second point.
Jarak diketahui? Pakai Displacement atau Ortho dengan jarak diketik.
Command COPY: menggandakan objek
COPY menggandakan objek. Ia punya beberapa metode yang mempercepat pekerjaan.
Setelah bab ini kamu bisa
Meng-copy dengan titik akurat
Memilih mode Single atau Multiple
Meng-copy dengan jarak, array, dan fit
Cara pakai
Ketik CO Enter (atau menu Modify, Copy, atau ikon).
Pilih objek, lalu Enter. Urutannya boleh dibalik.
Klik base point, lalu second point.
Base point tidak harus dari objek yang di-copy. Untuk posisi akurat, aktifkan Osnap dan klik titik tertentu, misalnya endpoint ke endpoint.
Opsi
Fungsi
Mode (O)
Single: copy berakhir setelah sekali. Multiple: bisa berkali-kali. Opsi Multiple yang diklik setelah memilih objek hanya berlaku sekali, yang dipilih lewat Mode berlaku seterusnya
Undo (U)
Membatalkan hasil copy terakhir
Exit (E)
Mengakhiri. Bisa juga Esc, Enter, atau spasi
Jarak, array, dan fit
Kebutuhan
Cara
Jarak diketahui
Displacement: ketik D Enter (atau langsung Enter), lalu 24,0 (ke kanan), 0,14 (ke atas), atau 24,14 (kanan atas)
Lurus saja
Aktifkan Ortho (F8), arahkan kursor, ketik jaraknya 24 Enter
Diagonal
Koordinat relatif @24,14
Beberapa salinan berjarak sama
Opsi Array (A): jumlah item 4, jarak 7
Jarak total diketahui
Opsi Array lalu F (Fit): jumlah 4, jarak dari item pertama ke terakhir 21
Contoh hitungan: lingkaran 3 mm dari tepi pada persegi panjang selebar 30. Jarak copy = 30 − 3 − 3 = 24.
Coba sendiri
Kamu mau 4 lingkaran berjarak 7 tanpa mengetik tiga kali. Opsinya?
Array: jumlah 4, jarak 7. Atau Fit dengan jarak total 21.
Copy hanya jalan sekali lalu command berakhir. Cara agar bisa berkali-kali?
Ubah mode ke Multiple lewat opsi Mode (O lalu M).
CO Enter, pilih objek, base point, second point.
Multiple untuk banyak salinan. Displacement, Array, dan Fit untuk jarak.
Command ROTATE: memutar objek 2D
ROTATE memutar objek 2D terhadap titik sumbu. Untuk 3D ada command terpisah, 3DROTATE.
Setelah bab ini kamu bisa
Memutar objek dengan base point dan sudut
Membaca arah sudut
Memakai opsi Copy dan Reference
Cara pakai
Ketik RO Enter (atau menu Modify, Rotate, atau ikon).
Pilih objek, lalu Enter. Urutannya boleh dibalik.
Klik base point (titik sumbu putar), lalu ketik sudutnya 45 Enter.
Base point menentukan hasil, karena objek berputar mengelilingi titik itu.
Arah
Sudut
Kanan
0°
Atas
90°
Kiri
180°
Bawah
270° atau −90°
Sudut dihitung berlawanan arah jarum jam. Nilai negatif memutar searah jarum jam, jadi -90 sama dengan 270.
Opsi Copy dan Reference
Opsi
Fungsi
Copy (C)
Objek asli tetap ada, hasil rotasi jadi salinan
Reference (R)
Tentukan sudut acuan dulu, lalu sudut baru. Objek diputar sebesar sudut baru dikurangi sudut acuan. Opsi Points memakai objek lain sebagai acuan. Jarang dipakai
Coba sendiri
Kamu mau memutar pintu 90° searah jarum jam. Sudut yang diketik?
-90 (sama dengan 270).
Kamu mau hasil rotasi tapi objek asli tetap. Opsinya?
Ketik SC Enter (atau menu Modify, Scale, atau ikon).
Pilih objek, lalu Enter.
Klik base point, yaitu titik yang tidak berpindah.
Ketik faktor skala: 2 untuk dua kali, 0.5 untuk setengah. Persegi 10 x 10 jadi 20 x 20.
Base point berbeda memberi posisi hasil berbeda, misalnya titik tengah dibanding pojok kiri bawah.
Opsi
Fungsi
Copy (C)
Objek asli tetap, hasil skala jadi salinan
Reference (R)
Isi panjang acuan lalu panjang baru. Skala = panjang baru ÷ panjang acuan. Contoh: acuan 10, baru 20, skalanya 2. Acuan 2, baru 1, skalanya 0.5
Contoh pemakaian
Lubang baut setengah ukuran: copy lubang baut, SC, base point di Center, faktor 0.5.
Gambar detail: lingkari bagian kecil dengan CIRCLE, copy lingkaran beserta isinya, potong objek di luar lingkaran dengan TRIM, lalu scale (mis. 5) dan beri dimensi. Beri label seperti Detail A.
Dimensi ikut membesar: radius 1,1 jadi 5,5 setelah diskala 5 kali. Klik kanan dimensinya, Properties, Primary Units, Dimension scale linear, isi 0.2 (1 ÷ 5) supaya kembali 1,1. Kalau detailnya banyak, buat dimension style baru.
Atur Dimension scale linear di Properties menjadi 0.2 (1 ÷ 5).
Reference: panjang acuan 2, panjang baru 1. Berapa skalanya?
0.5.
SC Enter, pilih objek, base point, faktor skala.
Reference: skala = baru ÷ acuan. Dimensi detail perlu Dimension scale linear.
Command OFFSET: menggeser objek dengan jarak tetap
OFFSET membuat salinan objek sejajar dengan jarak sesuai nilai yang diketik.
Setelah bab ini kamu bisa
Meng-offset garis, rectangle, dan lingkaran
Memakai opsi Through, Multiple, dan Layer
Menggambar bagian mesin dengan OFFSET
Cara pakai
Ketik O Enter (atau menu Modify, Offset, atau ikon).
Ketik jaraknya, mis. 3 Enter.
Klik objek, lalu klik sisi hasilnya (dalam atau luar).
Lanjut ke objek lain, atau akhiri dengan E (Exit) atau Esc. U membatalkan hasil terakhir.
Lingkaran: offset 2 mm ke luar dari diameter 10 menghasilkan diameter 14, karena radius bertambah 2 di semua sisi. Ke dalam 2 mm menjadi diameter 6.
Opsi
Opsi
Fungsi
Through (T)
Tanpa jarak. Hasil mengikuti kursor atau titik yang diklik, mis. endpoint. Berguna kalau jaraknya tidak diketahui. Hasilnya beda dengan COPY
Multiple (M)
Offset berkali-kali, klik berulang
Layer (L)
Source: hasil di layer objek asli. Current: hasil di layer yang sedang aktif
Contoh dari gambar mesin
Lingkaran konsentris radius 30, 20, dan 17,5: offset 10 ke dalam, lalu 2.5 ke dalam. Perhatikan nilainya radius, bukan diameter.
Lubang baut: jarak dari tepi 15, diameter 9, counterbore diameter 15, kedalaman 5.
Offset 15 dari tepi untuk garis tengah lubang.
Offset 4.5 ke kiri dan kanan garis tengah (diameter 9).
Offset 7.5 ke kiri dan kanan (counterbore diameter 15).
Offset 5 ke bawah (kedalaman).
Potong sisanya dengan TR Enter Enter.
Ubah garis tengah jadi linetype Center dan perpanjang 5 di atas dan bawah. Samakan propertinya dengan MA (Match Properties): klik garis sumber, lalu garis tujuan.
Coba sendiri
Lingkaran radius 30 mau jadi radius 20 dengan sekali offset. Jaraknya?
10, ke dalam.
Kamu mau offset sampai endpoint tertentu tanpa tahu jaraknya. Opsinya?
Through (T), lalu klik titiknya.
O Enter, jarak, klik objek, klik sisi.
Through untuk jarak tidak diketahui, Multiple untuk berulang, Layer untuk menentukan layer hasil.
Command MIRROR: mencerminkan objek
MIRROR mencerminkan objek terhadap garis mirror yang kamu tentukan dengan dua titik.
Setelah bab ini kamu bisa
Mencerminkan objek dengan garis mirror bebas atau dari objek
Menjaga garis mirror lurus dengan Ortho
Memakai MIRROR untuk gambar simetris
Cara pakai
Ketik MI Enter (atau menu Modify, Mirror, atau ikon).
Pilih objek, lalu Enter. Urutannya boleh dibalik.
Klik titik pertama garis mirror, lalu titik kedua. Titik bebas atau dari referensi objek, misalnya endpoint sebuah garis.
Pertanyaan Erase source objects?: Enter berarti No (objek asli tetap), Y untuk menghapus objek asli.
Tips dan contoh
Ortho (F8) membuat garis mirror pasti lurus horizontal atau vertikal.
Gambar simetris: gambar setengahnya, lalu mirror terhadap garis center.
Menggandakan lingkaran ke empat sudut dengan jarak sama dari tepi: mirror ke kanan memakai midpoint sisi atas dan bawah, pilih kedua lingkaran, lalu mirror lagi memakai midpoint sisi kiri dan kanan.
Coba sendiri
Kamu mau objek asli terhapus setelah dicerminkan. Jawaban untuk pertanyaan Erase source objects?
Y (Yes).
MI Enter, pilih objek, dua titik garis mirror.
Ortho untuk garis lurus. Enter = objek asli tetap.
Command TRIM: memotong objek
TRIM memotong objek atau garis yang tidak diperlukan. Ia hampir selalu dipakai saat menggambar.
Setelah bab ini kamu bisa
Memotong dengan batas yang dipilih atau semua objek sebagai batas
Memakai opsi Fence, Crossing, Edge, dan eRase
Membedakan Project None, UCS, dan View
Cara pakai
Ketik TR Enter (atau menu Modify, Trim, atau ikon; satu tempat dengan Extend).
Pilih cutting edges (batas potong), boleh lebih dari satu, lalu klik kanan atau Enter.
Klik bagian yang dipotong. Garis yang tidak lagi melewati batas tidak bisa dipotong.
Akhiri dengan Esc, Enter, spasi, atau klik kanan lalu Enter.
Semua objek jadi batas: ketik TR Enter, lalu Enter lagi tanpa memilih batas. Semua objek yang berpotongan bisa langsung dipotong.
Memperpanjang dengan TRIM: tahan Shift lalu klik garisnya, hasilnya sama dengan EXTEND.
Opsi
Opsi
Fungsi
Fence (F)
Klik dan tahan, seret melewati garis yang akan dipotong, lepas. Berlaku sekali
Crossing (C)
Klik dua sudut area. Garis yang melewati area terpotong. Sama dengan seleksi blok dari kanan
eRase (R)
Menghapus objek yang tidak lagi berpotongan
Undo (U)
Membatalkan potongan terakhir
Edge (E)
Extend: garis dianggap diperpanjang, jadi bisa dipotong di titik pertemuan imajiner. Berlaku seterusnya, kembalikan ke No extend
Project (P)
Untuk 3D. None: hanya objek yang benar-benar berpotongan. UCS: sesuai koordinat garis pemotong pada UCS saat ini. View: tepat pada pandangan saat ini, bisa meleset kalau pandangan diubah
Coba sendiri
Kamu mau memotong garis yang belum bertemu garis batas, tapi akan bertemu kalau diperpanjang. Opsinya?
Edge, lalu Extend (E, lalu E).
Kamu mau memperpanjang garis saat TRIM aktif. Caranya?
Tahan Shift lalu klik garisnya.
TR Enter, pilih batas, klik yang dipotong. Enter dua kali = semua jadi batas.
Fence, Crossing, eRase, Edge membantu. Edge menempel sampai dikembalikan.
Command EXTEND: memperpanjang objek
EXTEND memperpanjang garis atau objek sampai menyentuh objek lain di depannya.
Setelah bab ini kamu bisa
Memperpanjang ke satu atau banyak objek tujuan
Memperpanjang semua objek sekaligus dengan select all
Memakai opsi Fence, Crossing, Edge, dan Project
Cara pakai
Ketik EX Enter (atau menu Modify, Extend, atau ikon; satu tempat dengan Trim).
Pilih boundary edges (objek tujuan), boleh lebih dari satu, lalu klik kanan atau Enter.
Klik garis yang diperpanjang. Dengan dua tujuan, klik pertama sampai tujuan pertama, klik berikutnya sampai tujuan kedua, lalu tidak bisa lagi.
Akhiri dengan Esc, Enter, spasi, atau klik kanan lalu Enter.
Select all: ketik EX Enter, lalu Enter lagi tanpa memilih tujuan. Semua objek di layar bisa diperpanjang ke objek terdekat di depannya, berkali-kali kalau masih ada objek.
Memotong dengan EXTEND: tahan Shift lalu klik garisnya, fungsinya jadi TRIM.
Opsi
Opsi
Fungsi
Fence (F)
Seret melewati garis yang akan diperpanjang
Crossing (C)
Klik dua sudut area. Garis yang masuk area diperpanjang. Sama dengan seleksi blok
Edge (E)
Extend: dua garis yang belum bertemu bisa diperpanjang sampai titik pertemuan imajiner, walau tidak ada objek tujuan. Kembalikan ke No extend
Undo (U)
Membatalkan extend terakhir
Project (P)
Untuk 3D. None: hanya objek di koordinat Z yang sama. View: menyentuh tujuan pada pandangan saat ini. UCS: sesuai koordinat tujuan, bisa tampak ada celah dari pandangan lain padahal koordinatnya pas
Coba sendiri
Dua garis tidak bertemu dan tidak ada objek di depannya. Kamu mau memperpanjang sampai titik temu. Opsinya?
Edge, Extend.
Kamu mau memotong dengan EXTEND. Caranya?
Tahan Shift lalu klik garisnya.
EX Enter, pilih tujuan, klik yang diperpanjang. Enter dua kali = select all.
Edge Extend untuk titik temu imajiner. Shift membalik ke TRIM.
Command FILLET: radius di pertemuan dua objek
FILLET membuat radius (sudut membulat) di ujung pertemuan dua garis.
Setelah bab ini kamu bisa
Membuat fillet dengan radius tertentu
Memakai opsi Trim, Multiple, dan Polyline
Memahami bahwa posisi klik menentukan hasil
Cara pakai
Aktifkan lewat menu Modify, Fillet, ikon (satu tempat dengan Chamfer, expand dulu), atau ketik F Enter.
Ketik R Enter, radiusnya 5 Enter.
Klik objek pertama, lalu objek kedua.
Radius terakhir tetap dipakai. Fillet berikutnya cukup F Enter lalu klik dua objek. Untuk radius lain, ulangi R dan isi nilai baru.
Opsi
Opsi
Fungsi
Undo (U)
Membatalkan fillet terakhir
Polyline (P)
Semua sudut sebuah polyline sekaligus
Radius (R)
Menentukan radius fillet
Trim (T)
Trim: sudut asli terpotong (bawaan). No trim: fillet jadi, sudut asli tetap. Berlaku seterusnya
Multiple (M)
Command tidak selesai otomatis. Bisa ganti radius dengan R di tengah
Tips dan jebakan
Setelah memakai No trim, kembalikan ke Trim lewat T, kalau tidak fillet berikutnya juga tidak memotong.
Opsi Polyline hanya untuk polyline. Ubah garis biasa dengan J (lihat bab JOIN).
Objek tidak harus tersambung: garis yang bertemu kalau diperpanjang, garis yang saling melewati, bahkan dua lingkaran atau garis dengan arc bisa langsung di-fillet tanpa dipotong dulu.
Posisi klik menentukan hasil. Klik di bagian garis atau arc yang berbeda menghasilkan fillet yang berbeda.
Coba sendiri
Fillet radius 5 sudah dibuat. Langkah tercepat untuk fillet lain dengan radius sama?
F Enter, lalu klik dua objek. Radius terakhir terpakai.
Sudut asli tidak terpotong setelah fillet. Kenapa?
Opsi No trim aktif. Ganti ke Trim lewat T.
F Enter, R radius, klik dua objek.
Trim, Multiple, Polyline. Posisi klik mempengaruhi hasil.
Command CHAMFER: sisi miring di pertemuan dua garis
CHAMFER membuat sisi miring di ujung pertemuan dua garis lurus.
Setelah bab ini kamu bisa
Membuat chamfer dengan metode Distance dan Angle
Memakai opsi Trim, Multiple, dan Polyline
Menghindari hasil yang terbalik
Cara pakai
Metode
Langkah
Distance (dua jarak)
Ketik CHA Enter, D Enter, jarak garis pertama 2 Enter, jarak garis kedua 2 Enter, lalu klik garis pertama dan garis kedua. Hasil 2 x 2
Angle (panjang dan sudut)
Ketik CHA Enter, A Enter, panjang di garis pertama 3 Enter, sudut dari garis pertama 25 Enter, lalu klik garis pertama dan garis kedua
Aktifkan juga lewat menu Modify, Chamfer, atau ikon di ribbon (satu tempat dengan Fillet, expand dulu). Pada metode Angle, klik garis horizontal dulu baru vertikal. Kebalikannya menghasilkan chamfer yang terbalik.
Opsi
Opsi
Fungsi
Undo (U)
Membatalkan chamfer terakhir
Polyline (P)
Semua sudut polyline sekaligus
Distance (D)
Dua jarak chamfer
Angle (A)
Panjang di satu garis dan sudutnya
Trim (T)
Trim: sudut asli terpotong (bawaan). No trim: sudut asli tetap
mEthod (E)
Memilih metode bawaan, Distance atau Angle
Multiple (M)
Beberapa chamfer tanpa mengulang command, bisa ganti metode di tengah
Tips dan jebakan
Metode terakhir dan pilihan Trim atau No trim tetap berlaku untuk chamfer berikutnya. Kembalikan ke Trim setelah memakai No trim.
Opsi Polyline hanya untuk polyline. Untuk membuat semua sudut berukuran 1 x 1: ubah objek jadi polyline dengan J (lihat bab JOIN), CHA, D isi 1 dan 1, P, klik objeknya.
Garis tidak harus tersambung. Garis yang bertemu kalau diperpanjang, atau yang saling melewati, bisa langsung di-chamfer tanpa dipotong dulu. Klik bagian garis yang ingin dipertahankan, kalau yang diklik sisa garisnya hasilnya ada di tempat lain.
Coba sendiri
Chamfer 3 x 25° hasilnya terbalik. Apa penyebabnya?
Urutan klik garis. Klik garis horizontal dulu, baru vertikal.
Kamu mau chamfer di semua sudut persegi panjang sekali klik. Langkahnya?
JOIN jadi polyline (J), CHA, tentukan jarak dengan D, pilih P, klik objeknya.
CHA Enter. Distance = dua jarak, Angle = panjang dan sudut.
Metode dan Trim menempel sampai diganti.
Command HATCH: arsiran
HATCH membuat arsiran pada area tertutup, misalnya untuk gambar potongan.
Setelah bab ini kamu bisa
Membuat arsiran dengan Pick internal points
Mengatur pattern, skala, dan sudut arsiran
Membedakan Pick internal points dan Select objects
Cara pakai
Aktifkan lewat menu Draw, Hatch, ikon (satu tempat dengan Gradient dan Boundary, expand dulu), atau ketik H Enter.
Pilih Pick internal points (bawaan), lalu klik di dalam area yang diarsir.
Di ribbon Hatch Creation: pilih Pattern (mis. ANSI31), Hatch Pattern Scale (mis. 0.5 membuat garis lebih rapat), dan Angle (mis. 90 mengubah arah arsiran).
Klik Close Hatch Creation.
Tanpa ribbon (AutoCAD Classic), ketik H Enter, klik area, lalu pilih T (Settings) untuk memilih pattern (tombol titik tiga menampilkan preview), angle, dan scale.
Metode dan contoh
Metode
Hasil
Pick internal points
Teks dan lubang di dalam area tidak ikut terarsir. Umumnya lebih mudah dan sederhana
Select objects
Klik objek (mis. rectangle): seluruh area terarsir, termasuk teks dan lingkaran kecil di dalamnya
Potongan berdampingan: dua bagian yang bersebelahan harus beda arah arsiran. Arsir bagian pertama, lalu arsir bagian kedua dengan Angle 90 dan, kalau perlu, scale berbeda (mis. 0.35). Pengaturan seperti transparansi bisa dicoba sendiri.
Coba sendiri
Ada teks di dalam area yang harus tetap bersih. Metode mana?
Pick internal points.
Dua bagian potongan berdampingan harus beda arah arsiran. Caranya?
Ubah Angle (mis. 90) dan atau scale pada arsiran bagian kedua.
H Enter, klik di dalam area, atur Pattern, Scale, Angle.
Pick internal points tidak mengarsir teks dan lubang. Select objects mengarsir semuanya.
Coba koordinat
Mulai dari titik 0,0. Pilih sistem, isi nilai, lalu tambah titik untuk melihat garis yang terbentuk.